Novadinata, Surya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disciple Making Movement Novadinata, Surya
Misioner Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v6i1.247

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian oleh Bilangan Research Center, menunjukkan bahwa pemaknaan dan praksis dari Amanat Agung belum sepenuhnya terlaksana di dalam gereja. Hal ini tentu membuat tugas utama sebagai murid Kristus menjadi bukan prioritas. Maka penelitian ini memiliki tujuan untuk menawarkan Disciple Making Movement (DMM) sebagai gerakan penginjilan kontekstual dan pemuridan bagi gereja-gereja di Indonesia. Peneliti menggunakan beberapa metode, di antaranya metode kualitatif – daftar pustaka untuk menjelaskan pengertian DMM dan studi historis untuk melihat sejarah kekristenan di Indonesia. Hasil penelitian ini adalah sekalipun memerlukan waktu yang panjang dalam menerapkan DMM, tetapi tetap DMM menjadi salah satu model penginjilan dan pemuridan yang bisa disarankan dalam konteks Indonesia. DMM menjadi langkah untuk mengerjakan panggilan murid Kristus untuk menjadikan semua bangsa murid Kristus.
Tinjauan Penginjilan Kontekstual menurut Misi Paulus di dalam 1 Korintus 9:19-23 Novadinata, Surya
JURNAL KADESI Vol. 8 No. 2 (2026): Volume 8 No.2
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/ejurnalkadesi.v8i2.171

Abstract

The Great Commission commands every believer to proclaim the Gospel to all nations. In its implementation, gospel proclamation requires a process of contextualization so that the message can be accepted by individuals or groups within their specific contexts. This study aims to explore the principles of true contextualization based on 1 Corinthians 9:19–23 as a foundation for gospel proclamation. Paul positioned himself to “become like” various groups while remaining under the law of Christ, thus using culture as a bridge for communicating the Gospel. Employing a qualitative theological method, this research analyzes the concepts of contextualization and syncretism and interprets the text of 1 Corinthians 9:19–23. The findings reveal that Paul’s contextualization was centered on Christ, aiming to win as many people as possible without compromising the truth of the Gospel. Therefore, contextualized evangelism can avoid syncretism when it remains Christ-centered and is carried out creatively to reach all people.