Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR FUNGSI PENGENDALIAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PROGRAM KOTAKU DI PULAU BARRANG LOMPO Aprianti Azis, Risky; Agata Makupiola, Christy; Indah Lestari, Mariati
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2026): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v11i1.9343

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Pulau Barrang Lompo merupakan bagian dari Program KOTAKU yang menghadapi tantangan khusus akibat kondisi geografis yang relatif terpencil dari Kota Makassar. Selain itu, pelaksanaan proyek TPS3R dan ARSINUM tidak menggunakan jasa kontraktor, melainkan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), sehingga menimbulkan kompleksitas dalam aspek manajemen, khususnya fungsi pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor fungsi pengendalian yang paling dominan dalam mempengaruhi pelaksanaan proyek serta produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat dalam proyek. Analisis data dilakukan menggunakan analisis korelasi untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor manajerial memiliki pengaruh paling dominan terhadap fungsi pengendalian dan produktivitas tenaga kerja dengan nilai korelasi sebesar 0,40–0,599 (kategori sedang). Selanjutnya, faktor bahan material memiliki nilai korelasi sebesar 0,20–0,399 (kategori rendah), sedangkan faktor karakteristik tempat memiliki pengaruh yang sangat rendah dengan nilai korelasi sebesar 0,00–0,199. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor manajerial merupakan determinan utama dalam meningkatkan efektivitas fungsi pengendalian serta produktivitas tenaga kerja pada proyek TPS3R dan ARSINUM di Pulau Barrang Lompo.