Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Keuangan Hijau dan Implementasi Green Manufacturing melalui Teknologi Oven Pengering pada UKM Handmade di Bali: Enhancing Green Financial Literacy and the Implementation of Green Manufacturing among Handmade SMEs in Bali Province Suryantini, Ni Putu Santi; Arsawan, I Wayan Edi; Yasa, I Nyoman Mahaendra; Ayuni, Ni Luh Putri Frida; Pradnyadewi, Ni Kadek Anissa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1237

Abstract

Peningkatan industri menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan. Disisi lain, seluruh negara menggalakkan penanganan limbah industri untuk mewujudkan SDGs. Kebijakan pemerintah dalam mewujudkan green economy dalam mendukung peningkatan industri dan penanganan dampak negatif terhadap lingkungan menjadi beban finansial bagi UKM. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan keuangan hijau serta implementasi green manufacturing dalam mendukung terwujudnya green economy. Hasil preliminary study menunjukkan UKM belum memiliki pengetahuan dan wawasan dalam pengajuan green finance. Pengabdian dilaksanakan untuk mengatasi masalah UKM dengan memfokuskan pada dua konsep yaitu, pertama, edukasi bagi UKM dalam persiapan pengajuan green finance. Kedua, penerapan proses produksi ramah lingkungan. Sesuai dengan identifikasi masalah dari Mitra Sasaran UKM Handmade (TSDC Store), PKM dilaksanakan dengan dua metode kegiatan, pertama, pelatihan persiapan pengajuan green finance bagi UKM Handmade BLH. Kedua, memberikan pendampingan penerapan teknologi inovasi ramah lingkungan berupa oven pengering bagi Mitra Sasaran. Pelatihan diikuti 135 UKM Handmade Asosiasi BLH. Hasil kegiatan PKM memberikan implikasi pada perbaikan aspek manajemen yaitu terpenuhinya profil usaha untuk pengajuan green finance, serta adanya peningkatan aspek produksi yaitu peningkatan kualitas, efisiensi (reuse limbah menjadi bahan bakar)dalam mendukung green economy. Pelaksanaan PKM ini diharapkan berkontribusi dalam pencapaian SDGs (goals 8,9,12,13) dan Asta cita (3,5,6).