Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nutrition and Digital Health Literacy Education for Parents of Children with Special Needs Nurrohmah, Nisa; Rahmawati, Dwi Hayuni Kukuh; Mumtaz, Dera Haidar; Al Hima, Najwa Mathla'; Andrianto, Kevin Prasanna; Arindita, Ruvira
Media Karya Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v9i1.67456

Abstract

Children with Special Needs (CSN/ABK) face complex nutritional risk due to sensory, motor, and medication challenges, yet parents and companion teachers often lack specific and credible nutrition literacy. This study aimed to evaluate the effectiveness of a digital health literacy-based nutrition education intervention in improving the nutrition knowledge of CSN parents and teachers. This study utilizes a quasi-experimental design without a control group (one-group pretest–posttest design) involving 30 participants, comprising parents and teachers at SLB Ulaka Penca, through a nutritional education approach known as the ENERGY (Education of Nutrition with Digital Literacy) program. The intervention was carried out over approximately three months, consisting of three educational sessions. Each session lasted for about 120 minutes and was delivered through field-based education integrated with digital media.The curriculum encompassed balanced nutrition for children with special needs, nutritional issues and requirements, the daily application of balanced nutrition, and the utilization of digital literacy, further reinforced by documentary videos. For the statistical analysis, knowledge data were processed using the Wilcoxon Signed Ranks Test, a non-parametric method necessitated by the non-normal distribution of the posttest data. The result shows that a significant increase in the average knowledge score was observed, rising from approx 55.00 to approx 85.00. The Wilcoxon test demonstrated a highly significant difference between pretest and posttest scores p = 0.000. The digital health literacy-based nutrition education intervention proved to be highly effective in improving nutrition knowledge. Utilizing easily accessible digital platforms (WhatsApp and digital booklets) is an appropriate strategy to bridge the gap in specialist nutrition information and ensure educational sustainability for CSN caregivers.Keywords: Children with special needs, digital health literacy, nutrition education.
Optimalisasi Praktik Pemberian Makan Anak Usia Dini Melalui Intervensi Edukasi Berbasis Demonstrasi dan Best Practice pada Ibu Baduta di Wilayah Desa Laladon, Kabupaten Bogor Pradiyanto, Tasya Salsabila; Zein, Dhea Sabila; Yuswandi, Eka Rahma; Rahmawati, Dwi Hayuni Kukuh; Crysalis, Rizkia Alya; Yusuf, Andi Mukramin
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4909

Abstract

Permasalahan gizi pada anak usia dini, khususnya baduta, masih menjadi isu penting di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Pola konsumsi anak menunjukkan peningkatan konsumsi jajanan kemasan tinggi gula, garam, dan lemak, yang dipengaruhi oleh kemudahan akses, harga terjangkau, serta paparan lingkungan dan iklan. Selain itu, rendahnya pengetahuan gizi ibu dan pola makan keluarga yang kurang seimbang turut memengaruhi kualitas asupan harian anak. Kondisi ini berisiko menyebabkan ketidakseimbangan gizi, serta meningkatkan potensi stunting dan anemia dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu baduta melalui edukasi gizi berbasis Emotional Demonstration (Emo-Demo) dan praktik pembuatan camilan sehat dari bahan lokal, yaitu ubi. Program diikuti oleh 17 ibu dengan metode sosialisasi, edukasi jadwal makan berbasis Emo-Demo, serta lomba pembuatan camilan sehat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta penilaian lomba berdasarkan aspek gizi, higienitas, kreativitas, penyajian, dan prinsip halal-thoyyib. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p = 0,004). Program ini efektif dalam memperbaiki praktik pemberian makan anak sekaligus mendorong potensi pengembangan usaha keluarga berbasis pangan lokal.Kata kunci: Pemberian Makan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Emo-Demo, Camilan Sehat, Pangan Lokal.