Bangun, Joy Prana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsumerisme sebagai gaya Hidup Mahasiswa di Era Modern Universitas Negeri Medan Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Stambuk 2025 Siahaan, Despri Mariyani; Tamba, Josua Armando; Bangun, Joy Prana; Margaretha, Stefy; Siregar, Hapni Laila
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5077

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena konsumerisme sebagai bagian dari gaya hidup mahasiswa di masa kini. Perkembangan teknologi digital, media sosial, dan kemudahan pembayaran elektronik telah mengubah cara mahasiswa berbelanja, sehingga membuat mereka lebih sering berbelanja secara berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang masuk angkatan 2025 di Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati, berbicara langsung, dan membaca berbagai bahan tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa terlihat dari kebiasaan membeli produk yang sedang tren, sering melakukan belanja online, serta tertarik pada promosi yang ditampilkan di media sosial. Faktor utama yang memengaruhi perilaku itu adalah pengaruh media sosial, kemudahan bertransaksi secara digital, lingkungan pertemanan, gaya hidup yang modern, serta tingkat pengetahuan keuangan mahasiswa. Perilaku belanja berlebihan membuat lebih mudah mendapatkan barang yang mau dibeli, tetapi juga bisa menyebabkan pengeluaran meningkat dan kesulitan mengatur uang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman tentang keuangan dan kesadaran mahasiswa dalam mengelola uang mereka agar bisa hidup lebih bijak, lebih berproduksi, dan lebih kritis dalam menghadapi perubahan zaman.Abstrak harus berdiri sendiri, artinya tidak ada kutipan dalam abstrak.