Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kolaborasi KKN UNS dan Kelompok Tani Desa Giripurno, Temanggung dalam Edukasi Penggunaan Trichoderma sebagai Agensi Hayati untuk Pengendalian Penyakit Tanaman Zahida, Khonsa Hilma; Kamila, Faza Dina; Zahabi, Zafran Tahfiz; Prasasti, Mangayuning Enggar; Tyas, Aninda Dianing; Maharani, Shakira Azzahra; Carissa, Nafila Aura; Khusna, Zulfatin; Ndhika, Ni’ma Firman; Hadiani, Rintis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4311

Abstract

Penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan input kimia yang berlebihan dalam praktik pertanian menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh petani. Kondisi ini mendorong perlunya penerapan metode pengendalian penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani mengenai pemanfaatan agensi hayati, khususnya Trichoderma, sebagai alternatif pengendalian penyakit tanaman. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa KKN UNS dengan kelompok tani Desa Giripurno, Temanggung sebagai bagian dari implementasi program berbasis SDG. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi kepada ketua dan perwakilan kelompok tani Desa Giripurno yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi konsep agensi hayati, manfaat Trichoderma dalam menekan perkembangan patogen penyebab penyakit tanaman, dan cara aplikasinya pada media tanam maupun tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan agensi hayati dan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan petani mengenai alternatif pengendalian penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan dan mendorong penerapan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.