This study was motivated by the low mathematics learning outcomes of third-grade students at MI Ma’arif 18 Trimurjo, where only 50% of students achieved the Minimum Mastery Criteria (KKTP) ≥70. This issue was caused by conventional teaching practices and the limited use of innovative instructional media. The purpose of this study was to examine the use of domino card media in mathematics instruction and to analyze the improvement in students’ learning outcomes after its implementation. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 20 students. Data were collected through observation, tests, interviews, and documentation, and analyzed using both quantitative and qualitative techniques. The results indicated a significant improvement in students’ learning outcomes, increasing from 40% in the pre-cycle to 60% in Cycle I, and reaching 85% in Cycle II, thereby meeting the success criteria. It can be concluded that domino card media is effective in improving students’ mathematics learning outcomes, particularly in multiplication material. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas III MI Ma’arif 18 Trimurjo, di mana hanya 40% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥70. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kartu domino dalam pembelajaran matematika serta menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, yaitu dari 40% pada pra-siklus, meningkat menjadi 60% pada Siklus I, dan mencapai 85% pada Siklus II sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media kartu domino efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi perkalian.