Transformasi digital pada era Industri 5.0 telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi melalui perangkat bergerak. Perpustakaan sebagai institusi penyedia informasi publik dituntut untuk menghadirkan layanan yang adaptif, fleksibel, dan mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Salah satu inovasi tersebut adalah aplikasi mobile library e-Pusda yang dikembangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pemustaka terhadap penerimaan penggunaan aplikasi e-Pusda berbasis mobile menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh pengguna aplikasi e-Pusda yang mengunduh aplikasi melalui Google Playstore. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode accidental sampling, sehingga diperoleh 91 responden. Instrumen penelitian berupa angket berbasis skala Likert yang disebarkan melalui Google Form dengan dua indikator utama TAM, yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata perceived usefulness sebesar 74,3% dan perceived ease of use sebesar 73,8%. Secara keseluruhan, tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi e-Pusda mencapai 74,1%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi ini diterima dengan baik oleh pemustaka dari aspek kebermanfaatan maupun kemudahan penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan berperan penting dalam meningkatkan penerimaan teknologi perpustakaan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola perpustakaan untuk meningkatkan kualitas antarmuka, pengalaman pengguna, dan strategi pengembangan layanan perpustakaan digital di Indonesia.