Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengorganisasian Masyarakat Berbasis Sinergi Kolektif dalam Pengembangan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal Maryam, Rika; Azzahro, Azizah; Ronaldi, Steven; Ginting, Oktaviana Br; Lapina, Tiara Resta; Khasanah, Umi; Nasution, Sisy Viola Gendis; safriyanto, Ricky; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2477

Abstract

UMKM di Indonesia sering terkendala tata kelola individualistis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengorganisasian masyarakat kolektif untuk memperkuat kapasitas UMKM. Menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap 10 artikel (2019-2024), ditemukan bahwa model Asset Based Community Development (ABCD), merek kolektif, dan integrasi BUMDes efektif meningkatkan daya saing. Strategi ini mentransformasi pola usaha atomistik menjadi sinergis, meningkatkan efisiensi rantai pasok hingga 30%, dan mempercepat adaptasi digital. Kesimpulannya, pengorganisasian masyarakat membangun modal sosial yang menciptakan resiliensi ekonomi lokal. Diperlukan regulasi yang mendukung asosiasi UMKM perdesaan untuk keberlanjutan ekonomi.
Evaluasi Ketersediaan dan Kualitas Jalur Pejalan Kaki di Kawasan Jembatan Ampera Kota Palembang Acintya, Anggie Elma; Azzahro, Azizah; Syakirania, Fela; Prasetyo, Dwi Arif; Maulana, Ridho Adji; Kurniawan, Rudy; Fajriani, Suci Wahyu; Putri, Lisya Septiani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38489

Abstract

Jalur pejalan kaki merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menciptakan ruang kota yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna. Kawasan sekitar Jembatan Ampera di Palembang menjadi salah satu pusat aktivitas perkotaan dengan tingkat mobilitas yang tinggi, baik untuk kegiatan ekonomi, transportasi, maupun pariwisata, sehingga membutuhkan infrastruktur pedestrian yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan kualitas jalur pejalan kaki di kawasan tersebut serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang memengaruhi pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jalur pejalan kaki telah tersedia di beberapa bagian kawasan, kualitasnya masih belum optimal karena adanya kerusakan trotoar, keterbatasan fasilitas pendukung, serta penggunaan trotoar untuk aktivitas lain seperti parkir kendaraan dan pedagang kaki lima yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas infrastruktur serta penataan penggunaan ruang publik agar fungsi jalur pejalan kaki dapat berjalan secara optimal dalam mendukung aksesibilitas dan mobilitas masyarakat perkotaan.