Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis Penerapan Keadilan Restoratif dalam Tindak Pidana Pencurian Ringan (Studi Putusan No.2/Pid.C/2025/PN.Kbu) Putri, Melia Andani; Sugeng Dwiono
DOKTRINA: JOURNAL OF LAW Vol. 9 No. 1 (2026): Doktrina:Juornal of Law April 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/doktrina.v9i1.17479

Abstract

This study aims to Investigate the application of restorative justice in minor theft cases as reflected in dicision Number 2/Pid.C/2025/PN.Kbu with emphasis on the legal basis and judicial reasoning underlying the court’s verdict. This research employs normative legal research using statutory and case approaches. Primary legal materials consist of court decisions and legislation, on the other hand secondary legal materials include relevant literature and scientific journals. The results indicate that the application of restorative justice in this case was realized through judicial consideration of the agreement reached between the defendant and the victim, admission of guilt, and commitment not to reoffend. The judge based the decision on statutory provisions governing adjudication based on restorative justice and also considered sociological aspects and the objectives of sentencing. The study concludes that the use restorative justice in minor theft cases can promote restoration, balance, and legal benefit without neglecting legal certainty
Efektifitas Pelaksanaan Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Narkotika Jenis Sabu Dikabupaten Lampung Timur Ratih Nurleni; Sugeng Dwiono
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika jenis sabu di Kabupaten Lampung Timur. Permasalahan penyalahgunaan narkotika merupakan isu multidimensional yang berdampak pada aspek kesehatan, sosial, dan penegakan hukum. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 telah menegaskan bahwa penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial sebagai upaya pemulihan. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan rehabilitasi belum berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan sosiologis, serta dianalisis menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas rehabilitasi masih terhambat oleh beberapa faktor, yaitu ketidakkonsistenan penerapan hukum, kurangnya koordinasi antar aparat penegak hukum, keterbatasan sarana dan fasilitas, rendahnya kesadaran masyarakat, serta budaya hukum yang masih berorientasi represif. Selain itu, faktor ekonomi dan dukungan keluarga juga turut memengaruhi keberhasilan proses rehabilitasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif melalui peningkatan kapasitas aparat, penyediaan fasilitas, penguatan koordinasi antar lembaga, serta perubahan paradigma masyarakat agar rehabilitasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.