Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN PERUBAHAN KADAR HB PADA IBU HAMIL DENGAN KEK DI PUSKESMAS KARANGGEDE Aryanti, Farida; Yuliastanti, Triani; Handayani, Sri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4519

Abstract

ABSTRAK Anemia pada masa hamil berhubungan dengan meningkatnya risiko kematian ibu, persalinan prematur, BBLR, serta gangguan perkembangan kognitif anak Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan kurangnya nutrisi yang mempengaruhi kadar Hb. Pemberian makanan tambahan untuk ibu dalam masa kehamilan sudah diterapkan di Kabupaten Boyolali. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian PMT dengan Perubahan Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan KEK di Puskesmas Karanggede Boyolali. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain survai analitik, Desain adalah case-control study dengan data retrospektif. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh ibu hamil KEK di Puskesmas Karanggede pada bulan Januari sampai Desember 2025 sejumlah 97 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan sampel ibu hamil KEK yang memperoleh PMT pada tahun 2025 sejumlah 30 diambil secara total ditambah dengan 30 ibu hamil KEK yang tidak memperoleh PMT pada tahun 2025 diambil dengan diacak. Ibu hamil KEK yang mendapatkan PMT diambil secara total. Analisis data dengan chi square. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan KEK mayoritas naik yaitu 28 responden (46,7%), turun sejumlah 18 responden (30%) dan yang dalam kategori tetap yaitu 14 responden (23,3%). Ada hubungan pemberian PMT dengan perubahan kadar Hb pada ibu hamil dengan KEK di Puskesmas Karanggede Boyolali (nilai p-value 0,000). Masukan yang diberikan peneliti yang utama adalah pada tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi tentang penyebab terjadinya anemia pada masa kehamilan dan peningkatkan cakupan jumlah ibu hamil yang mendapatkan PMT.