Rasmidaini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Guru Dalam Mengelola Siswa Slow Learner di Sekolah Dasar (Studi Kasus pada Guru SDN 33 Pangkalpinang) Rasmidaini; Suparta; Indah Kusuma Dewi
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah siswa slow learner di SD Negeri 33 Pangkalpinang, yaitu 40 dari 53 siswa berkebutuhan khusus yang tersebar di 12 rombongan belajar. Kondisi tersebut menjadi tantangan karena sebagian besar guru berlatar belakang pendidikan umum dan belum memiliki kompetensi khusus di bidang pendidikan luar biasa. Situasi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang adaptif, diferensiatif, dan inklusif agar kebutuhan belajar siswa slow learner dapat terlayani secara optimal di kelas reguler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman yang mencakup prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan, guru melakukan identifikasi kebutuhan belajar melalui data awal, hasil asesmen, keterangan psikolog, serta pengamatan kelas untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan siswa. 2) Pelaksanaan, guru menerapkan strategi pembelajaran adaptif melalui penggunaan bahasa sederhana, pengulangan materi, pendampingan individual, serta penyesuaian metode dan tugas belajar. Namun, pelaksanaan belum optimal karena keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, dan minimnya pelatihan pendidikan inklusif bagi guru. 3) Evaluasi, guru menilai hasil belajar berdasarkan usaha, keterlibatan, dan perkembangan siswa dengan pemberian waktu tambahan, remedial, serta pendampingan lanjutan, meskipun sistem evaluasi khusus bagi siswa slow learner belum tersedia secara maksimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi guru dan pengembangan sistem pembelajaran inklusif yang adaptif untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi siswa slow learner di sekolah dasar.