Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat keberhasilan pointing semilob pétanque jarak 6 meter pada atlet pemula serta belum optimalnya metode latihan yang digunakan oleh pelatih. Variasi media latihan yang terbatas menyebabkan atlet kurang mendapatkan stimulasi latihan yang efektif dan efisien, sehingga diperlukan alternatif media latihan yang mudah diperoleh namun tetap mampu meningkatkan kemampuan teknik pointing semilob. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan latihan menggunakan botol plastik dan cone terhadap keberhasilan pointing semilob petanque jarak 6 meter. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two groups pre-test and post test design. populasi penelitian ini adalah atlet club MOPC yang terdiri dari 16 atlet. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, test, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample t-test dan Independent Sample t-test setelah melalui uji normalitas dan homogenitas. Hasil uji Paired Sample t-test penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok media botol plastik terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 2,75 menjadi 4,50 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pretest dan posttest. Pada kelompok media cone, nilai rata-rata meningkat dari 3,00 menjadi 7,37 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan. Selanjutnya, hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kedua kelompok perlakuan. Dengan demikian hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua media memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan peserta, namun media cone lebih efektif dibandingkan media botol plastik. Dengan demikian, penggunaan cone direkomendasikan sebagai media latihan yang lebih optimal dalam meningkatkan hasil kemampuan atlet terhadap keberhasilan pointing semilob petanque jarak 6 meter.