Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN TERHADAP PRESTASI LEMPAR CAKRAM PADA SISWA KELAS X SMAN 3 PRAYA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Susi Yundarwati; Intan Primayanti
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.677 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.96

Abstract

Untuk mendapatkan atlet lempar cakram yang berprestasi harus memiliki berbagai macam aspek seperti: Aspek fisik, Teknik dan mental. Dari beberapa aspek di atas, aspek yang memegang peranan yang sangat penting terhadap aspek lainya. Karena hal ini berhubungan erat dengan keseimbangan kondisi fisik seorang atlet untuk menunjang tercapainya aspek-aspek yang lain. Oleh sebab itu, setiap program latihan, aspek ini selalu menjadi Prioritas Utama khususnya dalam menjaga daya tahan (Ketahanan), Daya Ledak, kecepatan, kekuatan, kelincahan, keseimbangan, kelenturan, ketepatan dan reaksi. Hampir semua cabang olahraga setiap komponen-komponen tersebut dibutuhkan namun demikian, prioritas peningkatanya tergantung dari karekteriktis dari cabang olahranga yang dibimbingnya. Dari urutan penekanan latihan yang dimaksud di atas, yaitu latihan yang berfungsi untuk meningkatkan dan pembentukan fisik agar mampu melakukan gerakan-gerakan yang sesuai dengan cabang olahraga yang digelutinya. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah Ada Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Prestasi Lempar Cakram Pada Siswa Kelas X SMAN 3 Praya Tahun Pelajaran 2015/2016. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ingin mengetahui Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Prestasi Lempar Cakram Pada Siswa Kelas X SMAN 3 Praya Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil akhir yang di peroleh dari data tersebut adalah sebagai berikut : nilai t-hitung sebesar 20,2143, lebih besar dari nilai t-tabel pada taraf signifikan 5% sebesar 0,404 dan pada taraf signifikan 1% sebesar 0,515 atau dengan kata lain bahwa : Ada Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Prestasi Lempar Cakram Pada Siswa Kelas X SMAN 3 Praya Tahun Pelajaran 2015/2016,sehingga hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan diterima serta menolak hipotesis nihil (Ho) yang menyatakan bahwa : Tidak Ada Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Prestasi Lempar Cakram Pada Siswa Kelas X SMAN 3 Praya Tahun Pelajaran 2015/2016
MODEL PEMBELAJARAN MENGGIRING SEPAKBOLA BERBASIS PERMAINAN SMP DI KOTA MATARAM TAHUN 2019 Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 6, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.635 KB) | DOI: 10.33394/gjpok.v6i1.1735

Abstract

The purpose of this research and development is to produce a dribbling football learning model for middle school age in the city of Mataram. In addition, this research and development was carried out to obtain in-depth information about the development and application of a soccer dribbling model for middle school age and to know the effectiveness, efficiency and attractiveness of children towards the models made. This study uses research & development (R & D) research methods from Borg and Gall. The subjects in this research and development were junior high school students consisting of 60 children. The instruments used in this research and development were questionnaires, questionnaires, and the Dribbling football dribbling test instrument used to collect middle school age children, as for the stages in this research and development, at stages: (1) needs analysis, (2) expert evaluation (initial product evaluation); (3) limited testing (small group trials); and (4) main testing (field testing). Test the effectiveness of the model using ball rolling skills to determine the level of soccer dribbling skills for middle school age before giving the treatment in the form of a dribbling model that was developed and to determine the level of dribbling skills after the treatment or treatment of the dribbling model developed. students amounted to 750, then after being given a treatment in the form of a dribbling model obtained the students' dribbling skill level of 940. Then the model of drawing the ball was effective in improving futsal dribbling learning for junior high school age. Based on the results of the development it can be concluded that: (1) With the dribbling learning model in football for middle school age in the city of Mataram can be developed and applied in physical education learning in schools (2) With the junior high school dribbling learning model that has been developed, there is evidence that this increase is shown in the results of testing the results of pretest and posttest data with significant differences between before and after the treatment model.
PENGARUH INTERVAL TRAINING DAN FARTLEK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN VO2MAX ATLET FUTSAL MULIA HADI; SUSI YUNDARWATI; ANDI GILANG PERMADI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i3.426

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya daya tahan pada pemain futsal zero eight sehingga kemampuan bermainnya menurun seperti sering kehilangan bola dan salah passing. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh latihan interval training dan latihan fartlek terhadap peningkatan kemampuan VO2max pemain futsal zero eight Kabupaten Bima Tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen “Two-Group Pretest-posttest Design”. Instrumen penelitian menggunakan tes lari multi tahap (MFT) yang pengukurannya menggunakan blanko tes dan blanko norma. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, tes perbuatan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan T-test secara statistik parametric dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan pair 1 diperoleh bahwa nilai pretest-posttest pada kelompok A sebesar 0,000 < 0,05 dan pair 2 diperoleh nilai pretest-posttest pada kelompok B sebesar 0,002 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan interval dan latihan fartlek terhadap peningkatan VO2max pemain futsal zero eight Kabupaten Bima tahun 2022.
PENGARUH LATIHAN SEPAK BOLA EMPAT GAWANG TERHADAP KETERAMPILAN PASSING STOPPING PADA SSB TARUNA POTU DOMPU Susi Yundarwati; Soemardiawan; Ismail Marzuki
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v3i1.236

Abstract

Berdasarkan Observasi yang dilakukan peneliti pada saat berlangsungnya Latihan di SSB Taruna Potu Dompu masih kurang baik dalam melakukan teknik khusunya passing-stopping. Tujuan untuk mengetahui Pengaruh latihan sepak bola empat gawang terhadap keterampilan passing stopping pada SSB Taruna Potu Dompu Tahun 2025. Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan One group pretest–posttest design ,dengan desain dengan metode eksperimen. Sampel yang digunakan adalah adalah SSB Taruna Potu Dompu Tahun yang berjumlah 22 pemain,. Teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi. Instrument tes menggunakan tes passing Modifikasi instrumen tes passing-stopping Vernon A. Crew oleh Jam. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Berdasarkan hasil output dengan menggunakan SPSS 16 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan sepak bola empat gawang adalah 7.3182 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan 9.1364 artinya bahwa nilai rata-rata ada Pengaruh latihan sepak bola empat gawang terhadap keterampilan passing stopping pada SSB Taruna Potu Dompu Tahun 2025, adanya peningkatan signifikan
Tes kemampuan pointing high lob atlet petanque di club DBL lombok timur tahun 2025 Putra Pratama; Susi Yundarwati; Jamaludin
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i2.6397

Abstract

Problem statement this research The sport of petanque aims to get closer to a target called a jack. The pointing high lob throw is effectively used on all terrains and all distances in the petanque game. So the researcher aims to determine the level of High Lob pointing ability and consistency of East Lombok DBL petanque athletes.This type of research is descriptive with quantitative research methods. The sample from this study consisted of 12 DBL East Lombok petanque athletes. Data collection in this study carried out a test with a fixed target pointing instrument which had been tested for validity of 0.783 and reliability of 0.756. The data analysis technique uses Anas Sudijono's 5 scales of research norms.The research results showed that the overall average pointing high lob distance of DBL East Lombok male petanque athletes at a distance of 6 meters was an average point of 11.9 (79%) in the very good category, a distance of 7 meters had an average point of 9.7 (67%) in the good category, a distance of 8 meters had an average of 10 points (67%) in the good category, a distance of 9 meters had an average of 8.3 points (55%) in the good category. And the results for female athletes were produced at a distance of 6 meters, namely an average of 9.9 points was produced in the very good category with a percentage of 66%, at a distance of 7 meters an average of 8.3 points was produced in the good category with a percentage of 55%, at a distance of 8 meters an average of 7.7 points was produced in the good category with a percentage of 51%, at a distance of 9 meters an average of 5.6 points was produced in the fair category with a percentage of 37%.The results of the tests carried out by DBL East Lombok petanque athletes can be concluded that the level of High Lob pointing ability of male athletes is in the average category and that of female athletes is in the good category. It would be better for athletes to train harder so that their pointing skills can be better and their performance can be improved.
Analisis kecemasan dalam pembelajaran senam lantai roll depan peserta didik kelas XI SMAN 2 labuapi Nadia Aulia Rizki; Susi Yundarwati; Sekar Pudak Wangi
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the anxiety of students before the front roll floor gymnastics movement and it is difficult to learn about excessive difficulties that can have a negative impact on students because it can reduce the quality oflearning. The purpose of this study was to determine the anxiety of students. Thisresearch method is a quantitative description. The subjects of this study werestudents of class XI SMAN 2 Labuapi. The data analysis technique used in thisstudy was descriptive analysis with descriptive statistical methods and to analyzestudent anxiety, researchers conducted data analysis to find the frequency value of student anxiety, with mean, median, minimum and maximum values processed through the SSPS application. Based on the results of the study of anxiety inlearning front roll floor gymnastics of class XI students of SMAN 2 Labuapi, itshows that students experience anxiety in learning front roll floor gymnastics by79.3%. The anxiety experienced by students during learning front roll floorgymnastics is due to psychological factors by 72.4%.
UPAYA MENINGKATKAN ASPEK AFEKTIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE GAME BASED LEARNING KEPADA SISWA KELAS V SDN 3 POHGADING TIMUR Salihin; Susi Yundarwati; Fadli Zaenuddin
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v4i2.6413

Abstract

The problem faced bay sports educators in delivring material and practices in physical education learning is that learning abaut sport is not enjoyable, making students feel bored and lazy in exercising, therefore researchers are interesed in conducting researcah on students at SDN 3 east pohgading timur, especially for classes v. The aim to be achieved in this research is to increase students’ affective aspects in learning physical education, sport and health using game based learning methods for class students at SDN 3 pohgading timur. The research method used is the calssroom action research (PTK) model which wil be implemented using the game based learning method. The population and sample used were 18 class V students. The instrumen used was an abservation sheet for increasing affective aspects in cycle one and cycle two, then continued with data analysis using an observation sheep for assessing students’ affective aspects. The results of the research showed that it was proven that in the two cycle meetings, students' affective aspects in learning physical education, sports and health using the game based learning method were able to increase, in the first cycle they got 40% points, while in the second cycle meeting they got 80% points, which is a "very good" criterion. Good". Key Words: Effort, Increasing Affective Aspects, Game Based Learning Method. Masalah yang dihadapi oleh pendidik olahraga dalam menyampaikan materi dan praktik dalam pembelajaran pendidikan jasmani adalah bahwa pembelajaran tentang olahraga tidak menyenangkan, sehingga membuat siswa merasa bosan dan malas berolahraga. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pada siswa di SDN 3 Pohgading Timur, khususnya untuk kelas V. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan aspek afektif siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan untuk siswa kelas V di SDN 3 Pohgading Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian tindakan kelas (PTK) yang akan diimplementasikan dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan. Populasi dan sampel yang digunakan adalah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk meningkatkan aspek afektif pada siklus satu dan siklus dua, kemudian dilanjutkan dengan analisis data menggunakan lembar observasi untuk menilai aspek afektif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti bahwa pada dua pertemuan siklus, aspek afektif siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan dapat meningkat, pada siklus pertama mereka memperoleh 40% poin, sementara pada pertemuan siklus kedua mereka memperoleh 80% poin, yang masuk dalam kriteria "sangat baik".
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MATERI ROLL DEPAN DALAM SENAM LANTAI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI PERESAK BEBUAK Rozali, Ahmad; Fadli Zainuddin; Susi Yundarwati
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v4i2.6414

Abstract

The problems in this research are learning models that are less varied, learning which is still dominated by teachers, lack of interaction between students and lack of activity of students in participating in learning. IV SDN Peresak Bebuak. This classroom action research consisted of 2 cycles, in each cycle consisting of four stages, namely: planning, action implementation, evaluation and reflection. the research instrument in this classroom action research was in the form of process and outcome assessment instruments, process assessment used observation sheets of student and teacher activities, assessment of learning outcomes used student learning outcomes tests. The results showed that the percentage of students' learning activities in the first cycle was 37.04% with 10 students completing. Whereas in cycle II, the learning outcomes were 92.59% with the number of students who completed as many as 25 students out of 27 students in class IV SDN Peresak Bebuak. From these data, the results obtained are that the research conducted using the Discovery Learning learning model was considered successful with a satisfactory score and passed the KKM score of 70. Keywords: Discovery Learning, Learning Outcomes of Sports and health physical education. Permasalahan pada penelitian ini adalah model pembelajaran yang kurang bervariasi, pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, kurangnya interaksi antar peserta didik serta kurangnya keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar senam lantai materi roll depan kelas IV SDN Peresak Bebuak. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, dalam setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi. instrument penelitian dalam penelitian tindakan kelas ini berupa instrumen penilaian proses dan hasil, penilaian proses menggunakan lembar observasi kegiatan siswa dan guru, penilaian hasil belajar menggunakan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I 37,04% dengan jumlah siswa yang tuntas 10 siswa. Sedangkan pada siklus II, hasil belajar 92,59% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa dari 27 siswa di kelas IV SDN Peresak Bebuak. Dari data tersebut, hasil yang didapatkan adalah bahwasanya penelitian yang dilakukan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning ini dianggap berhasil dilakukan dengan nilai yang memuaskan dan melewati nilai KKM yaitu 70.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA MELALUI PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA SISWA SMP SAHRUL MUBARAK; SUSI YUNDARWATI; JAMALUDIN, JAMALUDIN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i2.957

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran atletik khususnya nomor lompat jauh gaya berjalan di udara ditemukan masalah, dimana masih banyak siswa yang nilainya (hasil belajar) belum memenuhi KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar lompat jauh melalui penerapan permainan tradisional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari dengan jumlah total 35 orang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu tes unjuk kerja lompat jauh gaya berjalan di udara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan dilakukan analisis dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil lompat jauh melalui games tradisional oglong, engklek dan tali merd eka pada siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 59,31 dengan persentase ketuntasan sebesar 28,57%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 74,34 dan persentase ketuntasan sebesar 42,42%. Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan sebelumnya. Kemudian setelah melanjutkan ke siklus II nilai rata-rata lompat jauh siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 78,08 dengan persentase ketuntasan sebesar 80%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II. Seluruh aspek penilaian dikuasai peserta didik. Kemampuan lompat jauh peserta didik meningkat dengan ditandai dengan seluruh peserta didik tuntas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 77. Penerapan permainan tradisional dapat mendorong siswa lebih aktif serta lebih merangsang siswa dalam menguasai gerak lompat jauh.
PENGARUH LATIHAN SHOOTING DRILL HARASSMENT DAN BREATHING ROOM TERHADAP PENINGKATAN HASIL SHOOTING PADA ATLET SEPAK BOLA HAIRUL HUDA; SUSI YUNDARWATI; NOOR AKHMAD
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.968

Abstract

Permasalahan dalam Penelitian ini adalah masih kurangnya akurasi dalam melakukan shooting dalam permainan sepak bola Pemain PSU Junior, pada saat melakukan shooting banyak tendangan ke gawang selalu meleset ke samping kiri dan kanan. peneliti menemukan masih kurangnya kemampuan shooting. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui ada Pengaruh latihan shooting drill harassment dan breathing room terhadap peningkatan hasil shooting Pemain PSU Junior Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian menggunakan One group pretest-posttest design. populasi keseluruhan Pemain PSU Junior, dan sampel berjumlah 20 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Jadi penelitian ini merupakan penelitian studi populasi. Instrument penelitian menggunakan tes shooting pembagian wilayah skoring, membagi bidang gawang menjadi enam wilayah skor kemudian setiap pemain mempunyai waktu 15 detik untuk menendang empat bola kedalam gawang. Teknik analisis data menggunakan uji t melaui uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Jadi dari hasil penelitian X1 latihan shooting drill harassment Nilai thitung 4.582 dan X2 latihan shooting breathing room Nilai thitung 6.001 terhadap hasil Y hasil t terhadap peningkatan hasil shooting Pemain PSU Junior Tahun 2023, jauh lebih besar dari tabel, 1.833 hal ini menunjukkan bahwa hipotesis "Ha" (diterima) ada Pengaruh latihan shooting drill harassment terhadap peningkatan hasil shooting Pemain PSU Junior Tahun 2023. Dan ada pengaruh latihan shooting breathing room terhadap peningkatan hasil shooting Pemain PSU Junior Tahun 2023, maka penelitian ini signifikan.