Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimization of AI Utilization and Improvement of Scientific Article Writing Quality at KH. Mukhtar Syafa’at University, Blokagung, Banyuwangi Muhammad Fauzi Al Hamidi; Nurul lailia; Hurin In Masruha; Sri Wahyuni
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH)
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v3i4.1687

Abstract

This research aims to optimize the use of artificial intelligence (AI) in writing scientific articles at University of KH. Mukhtar Syafaat , an Islamic Religious University (PTKI) that is adapting to digitalization. The background of the study is low AI literacy, a gap in understanding academic ethics, and a tendency to misuse AI that threatens the integrity and originality of scientific works. The method used is Participatory Action Research (PAR), which involves lecturers and students through interviews, Focus Group Discussions (FGD), observations, and pre-post questionnaires to map practices, perceptions, and constraints. The data were analyzed with the Miles and Huberman interactive model. The results of the study show that the training and mentoring program in the Master of Service Candidate (KMM) scheme has succeeded in improving the ability of participants to systematically compile article structures, understand the role of AI as a tool, and apply ethics in the use of AI. The utilization of AI platforms such as DeepSeek, Julius, and Jeenni AI has proven to be effective in speeding up brainstorming, improving grammar, and improving writing consistency without neglecting the user's critical analysis responsibilities. Program outputs in the form of scientific articles, educational videos, and activity reports show improved quality and originality. This research produced novelty in the form of an ethical guide design that integrates technical competence, Islamic academic ethics, and the value of pesantren for the use of AI in scientific writing. These findings contribute to the development of operational standards that can be replicated in other pesantren-based universities
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal Legenda Nenek Luhu pada Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI Nurul Lailia
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4221

Abstract

Pembelajaran menulis cerita pendek (cerpen) membutuhkan bahan ajar yang tidak hanya menyajikan konsep, tetapi juga mampu memfasilitasi peserta didik dalam menemukan gagasan, mengembangkan permasalahan, dan mengonstruksi cerita secara kontekstual. Pengembangan bahan ajar digital menjadi salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berorientasi pada konteks budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) bermuatan kearifan lokal Legenda Nenek Luhu pada pembelajaran keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAS Darussalam Kamal serta mendeskripsikan tingkat kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data kelayakan diperoleh melalui lembar validasi ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengubah skor hasil validasi ke dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli bahasa memperoleh persentase 97,5% dengan kategori sangat layak. Validasi ahli materi memperoleh persentase 77,5% dengan kategori layak, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase 71,25% dengan kategori layak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dari aspek kebahasaan, materi, dan media setelah dilakukan revisi berdasarkan masukan validator. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi PBL dan kearifan lokal Legenda Nenek Luhu dapat diwujudkan dalam bahan ajar digital yang secara konseptual dan teknis layak digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar dalam pembelajaran menulis cerpen.