Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi Hukum Hooke. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami konsep fisika secara mendalam, yang ditunjukkan melalui kecenderungan menghafal rumus tanpa mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari suatu permasalahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI SMA. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator yang dikemukakan oleh Robert H. Ennis, yaitu elementary clarification, basic support, inferring, advanced clarification, serta strategies and tactics. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase, rata-rata, dan standar deviasi untuk menentukan kategori kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik berada pada kategori yang bervariasi, dengan capaian relatif lebih tinggi pada indikator pemahaman dasar dan penggunaan informasi, serta lebih rendah pada indikator penarikan kesimpulan, penjelasan mendalam, dan strategi pemecahan masalah. Temuan ini mengindikasikan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep Hukum Hooke secara konseptual dan aplikatif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran fisika yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik secara lebih optimal.This study aims to analyze students' critical thinking skills in the material of Hooke's Law. The background of this study is based on the low ability of students to understand physics concepts in depth, which is shown through the tendency to memorize formulas without being able to analyze, evaluate, and draw conclusions from a problem. This study uses a descriptive quantitative approach with the research subjects of grade XI high school students. The instrument used is a critical thinking ability test compiled based on indicators proposed by Robert H. Ennis, namely elementary clarification, basic support, inferring, advanced clarification, and strategies and tactics. The data collection technique is carried out through a written test, then analyzed using descriptive statistics in the form of percentages, averages, and standard deviations to determine the category of students' critical thinking abilities. The results of the study show that students' critical thinking abilities are in various categories, with relatively higher achievements in the indicators of basic understanding and use of information, and lower in the indicators of drawing conclusions, in-depth explanations, and problem-solving strategies. These findings indicate that students still experience difficulties in understanding the concept of Hooke's Law conceptually and applicatively. Therefore, innovations are needed in physics learning that can develop students' critical thinking skills more optimally.