Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE ROLE OF BAZNAS CITY OF BANDUNG IN EMPOWERING THE ECONOMY OF THE PEOPLE DURING COVID-19 (2019-2021) Rifqi, Muhammad Aufa; Hasbullah, Moeflich; Supendi, Usman
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2026): April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v6i3.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika peran BAZNAS Kota Bandung dalam merespons krisis sosial pada masa pandemi COVID-19 tahun 2019–2021, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program zakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh dari dokumen resmi, laporan program, arsip kelembagaan, serta hasil wawancara dengan pihak terkait dan penerima manfaat. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori AGIL Talcott Parsons dan konsep stratifikasi sosial untuk memahami fungsi sosial lembaga zakat dalam kondisi krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Bandung mengalami dinamika peran yang signifikan selama pandemi. Pada tahap awal krisis, lembaga lebih berfokus pada bantuan sosial darurat seperti sembako, bantuan tunai, dan layanan kesehatan guna menjaga keberlangsungan hidup mustahik. Selanjutnya, pendistribusian ZIS dilakukan secara sistematis dengan penyesuaian mekanisme digital untuk memastikan ketepatan sasaran. Pada tahap berikutnya, BAZNAS mengembangkan program pemberdayaan ekonomi seperti Z-Mart dan Z-Chicken sebagai upaya pemulihan jangka panjang. Program Z-Mart menunjukkan hasil yang lebih berkelanjutan dibandingkan Z-Chicken, yang cenderung bersifat sementara karena keterbatasan pendampingan dan adaptasi usaha. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara bantuan sosial, pendistribusian ZIS, dan pemberdayaan ekonomi mampu memberikan dampak komplementer dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada kesesuaian desain program dan keberlanjutan pendampingan.