Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Loneliness dengan Psychological Distress pada Emerging Adulthood dengan PSMU Ridha, Muhammad Arif; Primanita, Rida Yanna
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 2 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i2.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness dan psychological distress pada emerging adults dalam konteks Passive Social Media Use (PSMU). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 185 responden yang diidentifikasi sebagai pengguna media sosial pasif. Data dikumpulkan menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3 dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS) yang telah diadaptasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat loneliness (M = 48,86; SD = 16,133) dan psychological distress (M = 49,95; SD = 16,572) berada pada kategori sedang dengan variasi yang cukup tinggi. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,001), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman’s rho. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara loneliness dan psychological distress (r = 0,816; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, semakin tinggi pula distress psikologis yang dialami. Penelitian ini menegaskan peran loneliness sebagai faktor psikologis yang berkaitan erat dengan kerentanan distress pada emerging adults dalam konteks penggunaan media sosial pasif serta memberikan implikasi bagi pengembangan intervensi berbasis peningkatan keterhubungan sosial.
Hubungan Loneliness dengan Psychological Distress pada Emerging Adulthood dengan PSMU Ridha, Muhammad Arif; Primanita, Rida Yanna
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 2 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i2.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness dan psychological distress pada emerging adults dalam konteks Passive Social Media Use (PSMU). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 185 responden yang diidentifikasi sebagai pengguna media sosial pasif. Data dikumpulkan menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3 dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS) yang telah diadaptasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat loneliness (M = 48,86; SD = 16,133) dan psychological distress (M = 49,95; SD = 16,572) berada pada kategori sedang dengan variasi yang cukup tinggi. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,001), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman’s rho. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara loneliness dan psychological distress (r = 0,816; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, semakin tinggi pula distress psikologis yang dialami. Penelitian ini menegaskan peran loneliness sebagai faktor psikologis yang berkaitan erat dengan kerentanan distress pada emerging adults dalam konteks penggunaan media sosial pasif serta memberikan implikasi bagi pengembangan intervensi berbasis peningkatan keterhubungan sosial.
Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tahun Kedua dan Ketiga di Universitas Negeri Padang Kampus V Bukittinggi Ridha, Muhammad Arif; Primanita, Rida Yanna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109638

Abstract

Mahasiswa sering menghadapi tekanan akademik yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam beradaptasi dan mempertahankan kinerja belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa tahun kedua dan ketiga di Universitas Negeri Padang Kampus V Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana terhadap 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala regulasi emosi dan resiliensi akademik yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara regulasi emosi dan resiliensi akademik (r = 0,595; p = 0,001), yang berarti semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengatur emosi, semakin tinggi pula tingkat resiliensi akademik mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program pengelolaan emosi untuk meningkatkan ketahanan akademik mahasiswa di perguruan tinggi.