Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness dan psychological distress pada emerging adults dalam konteks Passive Social Media Use (PSMU). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 185 responden yang diidentifikasi sebagai pengguna media sosial pasif. Data dikumpulkan menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3 dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS) yang telah diadaptasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat loneliness (M = 48,86; SD = 16,133) dan psychological distress (M = 49,95; SD = 16,572) berada pada kategori sedang dengan variasi yang cukup tinggi. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,001), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman’s rho. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara loneliness dan psychological distress (r = 0,816; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, semakin tinggi pula distress psikologis yang dialami. Penelitian ini menegaskan peran loneliness sebagai faktor psikologis yang berkaitan erat dengan kerentanan distress pada emerging adults dalam konteks penggunaan media sosial pasif serta memberikan implikasi bagi pengembangan intervensi berbasis peningkatan keterhubungan sosial.
Copyrights © 2026