Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kadar Asam Urat Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Hipertensi di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara Alisa Bastiaan, Eilleen; Helena Margaretha Kaligis, Stefana; Assa, Youla Annatje
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i4.3139

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan beban kesehatan global yang terus meningkat. Hiperurisemia sering ditemukan pada pasien PGK akibat gangguan ekskresi pada ginjal dan diduga berkontribusi terhadap hipertensi, yang berperan penting dalam perkembangan dan progresivitas PGK. Namun, sampai saat ini hubungan antara kadar asam urat darah dan tekanan darah pada pasien PGK dengan hipertensi masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah pada pasien penyakit ginjal kronik dengan hipertensi di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien PGK pada periode Februari 2024 - Agustus 2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Dari 135 pasien yang tercatat, sebanyak 30 pasien memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah sistolik (p = 0,932) maupun dengan tekanan darah diastolik (p = 0,423). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, pada pasien penyakit ginjal kronik dengan hipertensi.
Hubungan Kadar Natrium Serum dengan Estimated Glomerular Filtration Rate (EGFR) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara) Hadi Rahman, Mahatir; Helena Margaretha Kaligis, Stefana; Tiho, Murniati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i4.3163

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global dan menempati peringkat keempat sebagai penyebab kematian tidak menular setelah penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit pernapasan kronis. Diabetes melitus tipe 2, yang mencakup sekitar 90% dari seluruh kasus diabetes, berkaitan dengan ketidakseimbangan elektrolit dan risiko penyakit ginjal. Pada penderita DM, kadar natrium serum sering mengalami ketidakseimbangan yang dapat memengaruhi kemampuan filtrasi glomerulus sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit ginjal. Oleh karena itu, pengukuran kadar natrium serum memiliki peran penting dalam menilai risiko gangguan laju filtrasi glomerulus. Untuk menilai hubungan antara kadar natrium serum dan eGFR pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Penelitian retrospektif ini menggunakan data rekam medis sekunder dari Februari 2024 hingga Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 326 pasien yang memenuhi kriteria. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,017 (p-value <0,05) dengan koefisien korelasi 0,132. Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar natrium serum dan eGFR pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara.