Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMETAAN KERAWANAN BANJIR UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA BERBASIS SIG DI KABUPATEN KEBUMEN Faqih, Nasyiin; Gunawan, Gunawan; Abdussalam, Ashal; Qomaruddin, Mochammad; Musthofa , Musthofa; Lendra , Lendra
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.10977

Abstract

Negara Indonesia adalah sebuah wilayah rawan  bencana hidrometeorologi yaitu salah satu diantaranya adalah banjir. Kondisi morfologi dan banyaknya sungai yang mengalir di segala penjuru menyebabkan selalu terjadi banjir di beberapa wilayah di Indonesia pada setiap musim penghujan. Secara topografi wilayah Kota Kebumen merupakan daerah dataran rendah dan wilayah Desa Sumberadi, Tanahsari, dan Roworejo juga menjadi salah satu wilayah yang hampir setiap tahunnya mengalami bencana banjir. Dengan Tujuan Penelitian ini untuk membuat pemetaan daerah rawan banjir dengan pemanfaatan data spasial dan penginderaan jarak jauh dengan bantuan software Sistem Informasi Geografis, dan menghitung luasan daerah rawan banjir di wilayah penelitian. Metode Penelitian ini menggunakan skoring dan pembobotan antara parameter-parameter yang menjadi faktor kerawanan banjir yaitu curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, buffer sungai, dan tutupan lahan dalam bentuk data spasial. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan pemberian bobot dan skor sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing, dan kemudian dilakukan overlay menggunakan software SIG. Penelitian ini menghasilkan model spasial klasifikasi kerawanan banjir berbasis SIG melalui pendekatan skoring–pembobotan di Desa Sumberadi, Tanahsari, dan Roworejo, Kabupaten Kebumen. Model tersebut mengelompokkan wilayah ke dalam kategori sangat rawan seluas 175,3 ha (29%), rawan 188,5 ha (31%), dan tidak rawan 247,2 ha (40%). Temuan ini menegaskan bahwa hasil penelitian tidak hanya berupa peta, tetapi juga berupa model klasifikasi kerawanan yang dapat mendukung mitigasi dan penanggulangan bencana banjir.