Pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana prasarana, tetapi juga pada kualitas komunikasi tenaga kesehatan dan pasien. Di Puskesmas Guguk Panjang, komunikasi terapeutik perawat menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan hubungan yang baik dengan pasien, terutama pasien lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus. Namun, berdasarkan pengamatan awal dan laporan kepuasan pasien, masih ditemukan beberapa keluhan terkait komunikasi perawat, kondisi ini dapat berpotensi memengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien lanjut usia yang berkunjung ke Puskesmas Guguk Panjang, dengan sampel sebanyak 170 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik, dan tingkat kepuasan pasien lanjut usia berada pada kategori puas. Uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0.05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Guguk Panjang. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien Lanjut Usia di Puskesmas Guguk Panjang. Disarankan agar pihak Puskesmas Guguk Panjang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam hal komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh perawat kepada pasien lansia, agar tercipta hubungan yang lebih hangat, empatik sehingga kepuasan pasien dapat meningkat.