Perkembangan ilmu biologi ditandai dengan meningkatnya jumlah publikasi artikel ilmiah, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara metode penelitian yang digunakan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan penggunaan metode penelitian dalam artikel ilmiah biologi yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Sampel penelitian terdiri dari 10 artikel ilmiah biologi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan dan kejelasan bagian metode penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian data diklasifikasikan berdasarkan jenis metode yang digunakan dan dihitung persentasenya menggunakan rumus P = f/n × 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis metode penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah biologi pada periode tersebut, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif, dengan distribusi yang seimbang masing-masing sebesar 50%. Metode kuantitatif dominan digunakan pada sub-bidang bioteknologi dan fitopatologi yang memerlukan data terukur, sedangkan metode kualitatif lebih banyak digunakan pada kajian yang bersifat deskriptif dan konseptual seperti bakteriologi dan biologi kimia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat dominasi satu metode tertentu dalam artikel ilmiah biologi periode 2020–2026, yang mencerminkan bahwa ilmu biologi memiliki spektrum metodologi yang luas dan pemilihan metode harus disesuaikan dengan tujuan serta karakteristik permasalahan penelitian