Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN BUDAYA TRANSPARANSI DI ERA DIGITAL UNTUK MEMUTUS MATA RANTAI KORUPSI Bunga Saqinah Chairunnisa; Nabil Thilal Syauqi; Yanza Fadilah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9618

Abstract

Korupsi di Indonesia telah menjadi masalah sistemik yang memerlukan solusi komprehensif melalui penggabungan aspek teknologi dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi antara teknologi digital di era 4.0 dengan nilai-nilai kearifan lokal dapat membentuk budaya transparansi yang efektif untuk mereduksi celah korupsi serta meningkatkan akuntabilitas publik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui telaah mendalam terhadap buku referensi dan jurnal ilmiah terkait antikorupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan publik berperan sebagai instrumen vital dalam memutus rantai kesempatan korupsi dengan meminimalkan interaksi langsung dan memperkuat pengawasan publik. Namun, efektivitas sistem digital tersebut sangat bergantung pada internalisasi nilai integritas, khususnya kearifan lokal seperti rasa malu dan kehormatan diri. Kesimpulannya, pembangunan budaya transparansi digital yang berkelanjutan di Indonesia dapat dicapai melalui sinergi antara kecanggihan teknologi, kepastian hukum, dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai luhur bangsa.