Nur, Rifky Rosian An
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN MINAT ANAK DALAM PEMBELAJARAN KEAGAMAAN MELALUI METODE BERNYANYI DI DUSUN MAYANGAN, JOMBANG Ningtyas, Oktavia Ratna; Nur, Rifky Rosian An; Safitri, Siti Nur; Aribah, Faiqotu; Maharani, Rif’ah Awaliyah; Firdausa, Salsabila
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.10478

Abstract

Religious education for early childhood plays a strategic role in shaping character, morals, and spiritual foundations from an early age. However, in many communities, the delivery methods remain conventional and tend to be less engaging for children. In response to this issue, a community service program based on the Student Community Service Program (KKN) was implemented by IAIBAFA students in Dusun Mayangan, Jogoroto District, Jombang Regency. This program adopted the Asset-Based Community Development (ABCD) approach by utilizing local assets and community involvement, especially children aged 6–12 who actively participate in activities at Masjid An-Na’im. The main method used was song-based learning supported by a visual medium: a pocket learning guidebook containing daily prayers, Islamic children’s songs, and engaging illustrations. The program was carried out over 25 days through five stages: inculturation, discovery, design, define, and reflection. Evaluation results showed that more than 50% of participants were able to memorize at least three religious materials in a short time and demonstrated increased enthusiasm, participation, and self-confidence in religious activities. Furthermore, the active involvement of local leaders and mosque administrators contributed significantly to the program’s success. In conclusion, the integration of song-based methods, contextual learning media, and the ABCD approach proved effective in enhancing children's interest in learning religion and is potentially replicable in other communities, especially during the month of Ramadan. ABSTRAK Pembelajaran agama untuk anak-anak di usia dini sangat penting dalam membentuk karakter, moral, dan basis spiritual dari usia awal. Namun, di sejumlah tempat, cara pengajaran yang digunakan masih tradisional sehingga kurang menarik bagi anak-anak. Menanggapi situasi ini, program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan oleh mahasiswi IAIBAFA di Dusun Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Program ini menerapkan pendekatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD) dengan memanfaatkan potensi lokal dan melibatkan masyarakat, terutama anak-anak berusia 6–12 tahun yang aktif di lingkungan Masjid An-Na’im. Metode yang dipakai utama adalah pembelajaran yang berbasis pada lagu dan media visual, seperti buku saku panduan yang memuat doa harian, lirik lagu Islami, dan ilustrasi yang menarik. Kegiatan ini berlangsung selama 25 hari dalam lima tahap: inkulturasi, penemuan, desain, definisi, dan refleksi. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari setengah peserta dapat menghafal tiga atau lebih materi keagamaan dalam waktu singkat dan menunjukkan peningkatan dalam partisipasi, antusiasme, serta rasa percaya diri dalam kegiatan keagamaan. Di samping itu, keterlibatan aktif para tokoh masyarakat dan pengurus masjid memberikan dukungan bagi keberhasilan program ini. Sebagai kesimpulan, metode bernyanyi yang dikombinasikan dengan media belajar yang kontekstual serta pendekatan ABCD terbukti efektif dalam meningkatkan ketertarikan belajar agama pada anak-anak usia dini dan memiliki potensi untuk diterapkan di komunitas lain, terutama selama bulan Ramadan.