ABSTRAK Sembelit merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh lansia dan cenderung bersifat kronis. Penurunan fungsi fisiologis saluran cerna, pola makan, aktivitas fisik, serta penggunaan obat-obatan jangka panjang menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya sembelit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi akupunktur pada lansia dengan keluhan sembelit di Griya Akupunktur Buana Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada satu orang lansia perempuan berusia 78 tahun. Terapi akupunktur diberikan selama dua bulan dengan frekuensi dua kali seminggu, total sebanyak 16 kali. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan akupunktur meliputi pengamatan, wawancara, pendengaran, penciuman, dan perabaan, serta dievaluasi secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada frekuensi buang air besar, penurunan kesulitan mengejan, dan berkurangnya rasa tidak tuntas setelah defekasi serta berkurangnya rasa tidak nyaman di bagian abdomen. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi akupunktur dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang bermanfaat dalam membantu mengurangi keluhan sembelit pada lansia. Kata Kunci: Akupuntur, Lansia, Sembelit. ABSTRACT Constipation is a common complaint among older adults and tends to be chronic. A decline in gastrointestinal physiological function, dietary patterns, physical activity, and long-term medication use are contributing factors to constipation in the elderly. This study aimed to describe the application of acupuncture care in an elderly patient with constipation at Griya Akupunktur Buana Purwokerto. This research employed a qualitative approach using a case study design involving a 78-year-old female elderly patient. Acupuncture therapy was administered for two months with a frequency of twice a week, totaling 16 sessions. Data were collected through acupuncture examinations, including observation, interview, hearing, smelling, and palpation, and were evaluated periodically. The results showed improvements in bowel movement frequency, reduced straining during defecation, decreased sensation of incomplete evacuation, and reduced abdominal discomfort. In conclusion, this case study indicates that acupuncture therapy may serve as a beneficial non-pharmacological alternative in helping to alleviate constipation complaints in elderly patients. Keywords: Acupuncture, Elderly, Constipation.