ABSTRACT Islamic Religious Education (PAI) in Madrasah Ibtidaiyah plays a crucial role in shaping students’ character from the early stages of formal education; however, current instructional practices remain predominantly focused on cognitive aspects, resulting in suboptimal value internalization. This study aims to identify and synthesize educational values in the Qur’an and examine their relevance to PAI learning within the framework of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5RA). The research employs a qualitative approach through a literature study by analyzing primary sources in the form of Qur’anic verses and 24 systematically selected scholarly references, which are then examined using content analysis through coding, categorization, and thematic synthesis. The findings reveal that educational values in the Qur’an are structured into five main categories: faith (aqidah), worship (ibadah), social values, intellectual development, and exemplary conduct, each of which demonstrates a direct connection to the objectives, content, and instructional strategies of PAI in Madrasah Ibtidaiyah. In addition, narrative approaches such as stories and parables show strong potential in facilitating value internalization among primary school students who are in the concrete operational stage of development. The novelty of this study lies in the development of an integrative framework that systematically connects Qur’anic values with student characteristics, instructional strategies, and educational policy. This study concludes that the effectiveness of character education based on Qur’anic values is strongly influenced by curriculum integration, consistent habituation, and the role of teachers as role models in everyday learning practices. ABSTRAK Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah memegang peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik sejak tahap awal pendidikan formal, namun praktik pembelajaran yang berlangsung masih didominasi oleh pendekatan kognitif sehingga proses internalisasi nilai belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis nilai-nilai pendidikan dalam Al-Qur’an serta menelaah keterkaitannya dengan pembelajaran PAI dalam kerangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5RA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan 24 rujukan ilmiah yang diseleksi secara sistematis, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahap pengkodean, kategorisasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan dalam Al-Qur’an terstruktur dalam lima kategori utama, yaitu akidah, ibadah, sosial, intelektual, dan keteladanan, yang masing-masing memiliki bentuk keterhubungan langsung dengan tujuan, materi, dan strategi pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah. Selain itu, pendekatan naratif seperti kisah dan perumpamaan terbukti memiliki potensi kuat dalam mendukung proses internalisasi nilai pada peserta didik usia sekolah dasar yang berada pada tahap perkembangan operasional konkret. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka integratif yang menghubungkan nilai-nilai Qur’ani dengan karakteristik peserta didik, strategi pembelajaran, serta kebijakan pendidikan secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penguatan karakter berbasis nilai Qur’ani sangat ditentukan oleh integrasi kurikulum, konsistensi pembiasaan, serta keteladanan guru dalam praktik pembelajaran sehari-hari.