Nontje Jultje Pangemanan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan PBL dalam Pembelajaran Membaca Cerita Rakyat Minahasa Siswa Kelas XI Giovani Rafael Mentang; Ruth Carolien Paath; Nontje Jultje Pangemanan
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem-based Learning (PBL) dalam pembelajaran menganalisis struktur teks cerita rakyat berbentuk legenda pada siswa kelas XI F1 SMA Negeri 1 Remboken. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek 17 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan tes tertulis hasil belajar. Data observasi dianalisis secara deskriptif, sedangkan hasil tes dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL melalui pemberian masalah, diskusi kelompok, dan presentasi menciptakan pembelajaran yang aktif, terarah, dan kolaboratif. Siswa terlibat aktif dalam membaca, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil analisis. Nilai rata-rata kelas mencapai 3,23 dengan kategori baik, serta ketuntasan klasikal sebesar 88% pada kategori A dan B. Simpulannya, PBL efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran sastra untuk membantu siswa memahami struktur teks cerita rakyat secara sistematis.
Representasi Kesenjangan Sosial dalam Parasite Karya Bong Joon-ho: Implikasi dalam Pembelajaran Sastra Ruth Angelina Pananda; Santje Iroth; Nontje Jultje Pangemanan
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi kesenjangan sosial dalam film Parasite karya Bong Joon-ho menggunakan teori representasi Stuart Hall. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan menelaah unsur intrinsik film, seperti tokoh, alur, latar, dialog, pencahayaan, dan simbol visual dalam konteks sosial-ekonomi Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan sosial direpresentasikan melalui kontras ruang hidup, hujan dan banjir, dialog antarkelas, simbol bau tubuh, tangga, serta ruang bawah tanah. Temuan ini menunjukkan adanya stratifikasi sosial, relasi kuasa, dan ketidakadilan struktural. Film ini juga relevan sebagai media pembelajaran sastra karena membantu mahasiswa memahami konstruksi makna, simbolisme, dan hubungan karya sastra dengan realitas sosial serta menumbuhkan kesadaran kritis terhadap isu kesenjangan sosial.