Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Sistem Pengendalian Manajemen Pada Lembaga Pemerintahan Astuti, Cantika wati famly; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7618

Abstract

Transformasi tata kelola sektor publik mendorong lembaga pemerintahan untuk mengadopsi sistem pengendalian manajemen (management control systems/MCS) yang lebih terstruktur dan berorientasi pada hasil guna meningkatkan kinerja, akuntabilitas, serta penciptaan nilai publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem pengendalian manajemen dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor publik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka naratif terhadap artikel ilmiah bereputasi yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian manajemen memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas organisasi, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta peningkatan motivasi dan produktivitas sumber daya manusia. Selain itu, penerapan MCS juga mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik melalui mekanisme pengawasan yang lebih sistematis dan terukur. Dimensi utama MCS meliputi personal control, cultural control, action control, dan result control yang secara bersama-sama membentuk paket pengendalian yang komprehensif dan saling melengkapi. Efektivitas sistem ini dipengaruhi oleh berbagai faktor kontekstual, seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen pegawai, serta tingkat adopsi teknologi digital dalam proses administrasi dan pengambilan keputusan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain resistensi budaya, keterbatasan sumber daya, kompleksitas tujuan organisasi, serta belum meratanya kapasitas SDM dalam memahami sistem pengendalian secara optimal. Kesimpulannya, sistem pengendalian manajemen berperan strategis dalam meningkatkan kinerja lembaga pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan desain sistem yang adaptif, kontekstual, dan seimbang antara aspek enabling dan constraining agar mampu menjawab dinamika lingkungan sektor publik secara berkelanjutan.
Implementasi Enterprise Risk Management dalam Mengakselerasi Peningkatan Nilai Perusahaan Nugraha, Ahmad Rafli; Astuti, Cantika Wati Famly; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas dan dinamika risiko bisnis dalam lingkungan global yang penuh ketidakpastian, yang menuntut perusahaan untuk mengadopsi pendekatan manajemen risiko yang terintegrasi guna menjaga stabilitas serta mengakselerasi peningkatan nilai perusahaan. Enterprise Risk Management (ERM) tidak lagi dipandang sekadar sebagai mekanisme mitigasi risiko, melainkan sebagai instrumen strategis yang mampu menciptakan nilai melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan dan penguatan tata kelola perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif implementasi ERM dalam mengakselerasi nilai perusahaan serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang menentukan keberhasilan maupun kegagalannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan topik ERM, nilai perusahaan, dan tata kelola risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi ERM yang efektif dan transparan mampu menurunkan asimetri informasi, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperkuat stabilitas kinerja keuangan yang berimplikasi positif terhadap peningkatan nilai perusahaan. Selain itu, ERM juga berperan sebagai sinyal strategis yang mencerminkan kualitas manajemen dan kesiapan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian. Namun demikian, temuan juga mengindikasikan bahwa dampak ERM tidak selalu linier dan positif, karena sangat dipengaruhi oleh kualitas pengungkapan, integritas manajerial, serta efektivitas sistem pengendalian internal. Pengungkapan risiko yang berlebihan tanpa diimbangi strategi mitigasi yang jelas justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di pasar. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa ERM hanya dapat berfungsi sebagai akselerator nilai perusahaan apabila diimplementasikan secara kredibel, terintegrasi, dan selaras dengan strategi bisnis jangka panjang, serta didukung oleh tata kelola yang kuat dan transparansi informasi yang berkualitas.
Perilaku Kepatuhan Auditor Internal terhadap Persyaratan Pelaporan Keuangan: Sebuah Systematic Literature Review Sari, Nadiyah Rafiqah; Fakhirah, Siti Bunayyah; Astuti, Cantika Wati Famly; Azriya, Niar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8073

Abstract

Perilaku kepatuhan auditor internal terhadap persyaratan pelaporan keuangan merupakan konstruk multidimensi yang krusial bagi terwujudnya akuntabilitas dan integritas informasi keuangan organisasi. Dalam era pengelolaan yang kian rumit, fungsi auditor internal menjadi semakin penting untuk menjamin keterbukaan dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada. .Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor determinan yang memengaruhi perilaku kepatuhan auditor internal, memetakan pola dan tren perkembangan penelitian di bidang tersebut, serta merumuskan implikasi teoritis dan rekomendasi praktis berbasis bukti empiris yang tersedia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi protokol PRISMA 2020, di mana 15 artikel ilmiah terpilih dari basis data Google Scholar, Scopus, Web of Science, dan Portal Garuda dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kepatuhan auditor internal secara konsisten dipengaruhi oleh independensi auditor, dukungan manajemen puncak, kompetensi teknis, kekuatan sistem pengendalian internal, dan tekanan regulatif eksternal. Tren penelitian menunjukkan pergeseran dari audit finansial konvensional menuju audit keberlanjutan dan audit berbasis teknologi. Pergeseran ini menunjukkan bertambahnya kompleksitas kebutuhan laporan yang mengharuskan auditor internal untuk lebih fleksibel, kreatif, dan fokus pada nilai tambah bagi organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa peta konseptual komprehensif mengenai determinan kepatuhan auditor internal yang dapat dijadikan landasan bagi pengembangan kebijakan dan penelitian empiris berikutnya, khususnya dalam memperkuat tata Kelola dan kualitas pelaporan keuangan di berbagai sektor organisasi.