Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis dan Perancangan Perbaikan Proses Bisnis pada UMKM Skincare Menggunakan Pendekatan BPMN Maharani, Julita Devi; Akbar, Komputerio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses bisnis yang berjalan pada UMKM yang bergerak di bidang skincare serta menyusun usulan perbaikan menggunakan pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap pelaku usaha. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami alur proses bisnis yang berlangsung dalam kegiatan operasional usaha, mulai dari pemesanan, pencatatan transaksi, pengelolaan stok, hingga pengiriman produk kepada pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis yang berjalan masih bersifat manual dan belum terdokumentasi secara sistematis, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan serta ketidakefisienan operasional. Selain itu, tidak adanya sistem yang terintegrasi menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan stok dan pemantauan transaksi secara real-time. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dilakukan pemodelan proses bisnis menggunakan BPMN untuk memvisualisasikan alur kerja secara lebih sistematis dan terstruktur sehingga memudahkan dalam mengidentifikasi aktivitas yang kurang efisien. Usulan perbaikan yang dihasilkan meliputi digitalisasi pencatatan transaksi menggunakan aplikasi sederhana atau spreadsheet, penerapan sistem pengelolaan stok yang lebih terintegrasi, serta penyusunan prosedur operasional standar pada setiap tahapan proses bisnis. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sehingga UMKM skincare dapat mengelola usahanya secara lebih profesional dan meningkatkan daya saing di pasar.
Analisis Keamanan Data pada Sistem Informasi Berbasis Cloud dengan Enkripsi AES: Pendekatan Kuantitatif Berbasis State of the Art Aryanando, Ragil; Akbar, Komputerio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Advanced Encryption Standard (AES), manajemen kunci, dan kontrol akses terhadap keamanan data pada sistem informasi berbasis cloud pada konteks perguruan tinggi. Selain analisis kuantitatif, penelitian ini diperkuat dengan sintesis state of the art terhadap 30 artikel jurnal internasional periode 2021-2025 untuk memetakan kecenderungan riset, celah penelitian, dan dasar konseptual model. Pendekatan utama penelitian adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei potong lintang. Data diperoleh dari 214 responden yang terdiri atas staf teknologi informasi, administrator sistem, pengelola data, dan personel keamanan informasi pada organisasi yang telah menerapkan sistem berbasis cloud. Instrumen menggunakan skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan statistik deskriptif, korelasi Pearson, diagnostik multikolinearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AES (beta = 0,301; p < 0,001), manajemen kunci (beta = 0,246; p < 0,001), dan kontrol akses (beta = 0,389; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keamanan data. Model penelitian juga signifikan secara simultan, F(3,210) = 115,864; p < 0,001, dengan Adjusted R2 sebesar 0,618. Sintesis literatur menunjukkan bahwa studi cloud security mutakhir semakin menekankan integrasi antara kriptografi, key lifecycle governance, dan zero-trust access control. Temuan ini menegaskan bahwa keamanan data cloud tidak cukup bertumpu pada algoritma enkripsi yang kuat saja, melainkan harus diperkuat oleh tata kelola kunci dan pembatasan akses yang konsisten. Kontribusi penelitian terletak pada penyusunan model empiris yang menggabungkan tiga kontrol inti keamanan cloud sekaligus menghubungkannya dengan peta perkembangan literatur terkini.