Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan dan peluang penggunaan AI dalam pengembangan pendidikan islam pada masyarakat 5.0 Auliya, Renna; sendi, Gurran Muhajjalin; Putra, Hariyadi Indra; Widiyan, Tika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8186

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam ranah pendidikan Islam. AI dapat dipahami sebagai teknologi yang mampu mereplikasi kemampuan kognitif manusia, seperti proses berpikir, pengambilan keputusan, serta pengolahan informasi. Dalam konteks pendidikan, kehadiran AI membuka peluang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan fleksibel, serta memungkinkan akses pendidikan yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Sementara itu, pendidikan Islam memiliki tujuan utama dalam membentuk kepribadian muslim yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, dengan penekanan pada pembinaan nilai-nilai moral dan etika, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan. Integrasi teknologi dalam pendidikan Islam merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi memungkinkan penerapan metode pembelajaran yang lebih variatif, seperti penggunaan media digital, aplikasi edukatif, serta platform daring, sehingga penyampaian materi keislaman menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pendidikan serta mendukung pengembangan berbagai aplikasi keagamaan berbasis digital. Meskipun demikian, penggunaan AI tidak terlepas dari berbagai tantangan, antara lain potensi ketergantungan terhadap teknologi, persoalan validitas informasi, serta risiko terjadinya penyimpangan nilai moral. Oleh sebab itu, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan nilai-nilai Islam. Dalam hal ini, peran pendidik menjadi sangat krusial dalam membimbing peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bijaksana. Dengan demikian, integrasi AI dalam pendidikan Islam diharapkan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kokoh.