Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan instrumen kebijakan pemerintah yang strategis dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penggunaan dana BOS dalam mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah dasar sekaligus menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel ilmiah yang dipilih secara sistematis dari berbagai jurnal bereputasi nasional dan internasional melalui proses skrining berbasis kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil kajian menemukan bahwa penggunaan dana BOS secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui tiga jalur utama: (1) penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, (2) pengembangan kompetensi tenaga pendidik secara berkelanjutan, dan (3) pembiayaan keberlangsungan kegiatan akademik yang bermakna. Empat faktor kunci yang menentukan efektivitas dana BOS adalah: (1) transparansi dan akuntabilitas pengelolaan, (2) kompetensi manajerial kepala sekolah, (3) partisipasi aktif komite sekolah, dan (4) ketersediaan sistem pelaporan digital yang terintegrasi. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi tata kelola keuangan sekolah yang mencakup penguatan standar operasional prosedur (SOP), akselerasi digitalisasi pelaporan melalui platform ARKAS, revitalisasi peran komite sekolah sebagai mitra strategis, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai prasyarat utama efektivitas dana BOS dalam mendukung mutu pembelajaran di era pendidikan berkeadilan.