Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK KESINAMBUNGAN GAMBAR DALAM FEATURE WARISAN BUDAYA “TARI TOPENG PANCA WANDA PENUH MAKNA” Marwiyati, Marwiyati; Prasetyo, Lilik Jatmiko; Widirahayu , Margareth D.A.; Choirunnisa, Puteri
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.10193

Abstract

The application of editing techniques to ensure visual continuity is a crucial aspect in feature production. Inadequate continuity may result in discontinuity between shots, commonly referred to as jump cuts, which can reduce audience engagement and hinder the clarity of information delivery. This study aims to analyze the implementation of editing techniques in the feature “Warisan Budaya – Tari Topeng Panca Wanda Penuh Makna,” which presents the traditional Cirebon Mask Dance from West Java. The study employs a qualitative approach through library research and experimental methods in the editing process. The findings indicate that the application of cutting by narration, cutting by rhythm, and color correction effectively enhances visual coherence across scenes. These techniques contribute to smoother transitions, balanced visual composition, and improved synchronization between audio and visual elements. As a result, the information presented becomes clearer, more engaging, and easier for audiences to understand. ABSTRAK Penerapan teknik penyuntingan dalam menjaga kesinambungan visual merupakan aspek penting dalam produksi karya feature. Ketidaksesuaian antar shot berpotensi menimbulkan ketidakselarasan visual atau jumping, yang dapat menurunkan kualitas tontonan serta menghambat penyampaian informasi kepada penonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik editing dalam karya feature “Warisan Budaya – Tari Topeng Panca Wanda Penuh Makna” yang mengangkat seni tari tradisional dari Cirebon, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan eksperimen dalam proses penyuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik cutting by narration, cutting by rhythm, dan color correction mampu meningkatkan kesinambungan gambar antar shot. Teknik tersebut berperan dalam menciptakan transisi yang lebih halus, menjaga konsistensi visual, serta menyelaraskan unsur audio dan visual. Dengan demikian, informasi yang disampaikan menjadi lebih jelas, sistematis, dan mudah dipahami oleh penonton.