Eristiyan Putra, Arnest Sefyo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Otomasi Irigasi Sawah Tadah Hujan di Desa Margodadi, Kabupaten Pringsewu, Lampung Septiana, Trisya; Setiawan, Rizkima Akbar; Wintoro, Puput Budi; Khawarizmi, Muhamad Nur; Eristiyan Putra, Arnest Sefyo; Fattah, Fadhil Abdul; Tanjung, Tia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4347

Abstract

Kabupaten Pringsewu, Lampung, merupakan sentra padi yang sebagian besar petani di sawah tadah hujan, termasuk Kelompok Tani Sri Makmur I, masih mengandalkan sistem irigasi konvensional. Ketergantungan pada sistem manual tanpa kontrol berbasis data menyebabkan inefisiensi operasional, pemborosan air, serta risiko penurunan hasil panen. Untuk mengatasi masalah krusial tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi pengairan. Sistem ini dikembangkan dengan mikrokontroler yang terintegrasi sensor kelembapan tanah, pH tanah, water level, dan sensor ultrasonik. Mekanisme pengoperasian dibagi otomatis secara adaptif: fase awal tanam dikontrol oleh sensor ultrasonik untuk menjaga ketinggian air, sementara fase pertengahan hingga panen dikelola oleh sensor soil moisture untuk membaca kondisi lahan secara real-time. Selain itu, petani dapat melakukan pengendalian manual jarak jauh melalui aplikasi Telegram di smartphone. Hasil implementasi menunjukkan sistem ini berhasil mengatur suplai air secara otomatis dan terukur pada lima petak sawah. Dampak non-teknis menunjukkan peningkatan kemampuan peserta yang signifikan; rata-rata pemahaman materi teknis naik dari 24% menjadi 82%. Secara keseluruhan, monitoring dan evaluasi membuktikan penggunaan air menjadi lebih efisien dengan sistem otomasi ini. Meskipun terjadi delay respons sistem hingga 45 detik (melebihi target 10 detik), penundaan tersebut masih dapat diterima dalam operasional harian. Penerapan teknologi Smart Farming ini merupakan solusi tepat guna untuk menekan biaya operasional, meningkatkan efisiensi air, dan mendukung keberlanjutan usaha tani padi di wilayah Pringsewu