Penyandang disabilitas di Kota Jayapura memiliki potensi ekonomi melalui usaha kerajinan, kuliner, jasa, dan produk kreatif, namun masih menghadapi kendala utama pada aspek manajemen pemasaran, seperti strategi pemasaran, penetapan harga, pengemasan, promosi, dan pemanfaatan media pemasaran yang adaptif. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran guna meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan produk secara efektif dan berkelanjutan, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu pemberdayaan yang berfokus pada identifikasi aset, potensi, keterampilan, pengalaman usaha, dan kekuatan komunitas peserta, kemudian memperkuatnya melalui pendampingan partisipatif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Tunanetra Humania, Kota Jayapura, pada 24–25 November 2023 dengan melibatkan 27 peserta penyandang disabilitas yang telah memiliki usaha, serta didukung Pemerintah Daerah Kota Jayapura. Rangkaian kegiatan meliputi koordinasi mitra, penyampaian materi, diskusi interaktif, pendampingan penyusunan strategi pemasaran, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep dasar manajemen pemasaran, meningkatnya kemampuan menyusun strategi pemasaran sesuai karakteristik produk, serta tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Pendampingan berbasis aset komunitas terbukti relevan dan efektif dalam memperkuat kapasitas usaha serta mendukung pemberdayaan ekonomi inklusif di Kota Jayapura.