Silvia Nur Halizah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PENGELOLAAN KONFLIK PENDIDIKAN: Penelitian Muhammad Fajar Nuswantoro; Muhammad Abdi Hidayatullah; Nur Zazkia Dwi Zahroh; Silvia Nur Halizah; Mardiyah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.234

Abstract

Konflik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi, termasuk dalam lembaga pendidikan. Konflik sering dipersepsikan sebagai hambatan dalam pencapaian tujuan, padahal jika dikelola secara tepat dapat menjadi kekuatan konstruktif yang mendorong peningkatan kinerja dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan dan komunikasi organisasi dalam pengelolaan konflik serta menelaah efektivitas keduanya dalam menciptakan penyelesaian konflik yang konstruktif pada lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan buku, jurnal ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki peran strategis dalam mengarahkan, mengendalikan, dan menyelesaikan konflik melalui pendekatan komunikasi terbuka, negosiasi, dan mediasi yang didukung oleh nilai-nilai kepemimpinan Islam seperti musyawarah, tabayyun, dan ishlah. Di sisi lain, komunikasi organisasi yang efektif, baik melalui pola vertikal, horizontal, maupun diagonal, berperan dalam memperlancar aliran informasi, mengurangi kesalahpahaman, serta membangun hubungan kerja yang harmonis. Efektivitas pengelolaan konflik sangat dipengaruhi oleh kejelasan pesan, keterbukaan informasi, konsistensi kebijakan, serta adanya umpan balik yang konstruktif. Dengan demikian, sinergi antara kepemimpinan dan komunikasi organisasi menjadi kunci utama dalam menciptakan pengelolaan konflik yang efektif dan berkelanjutan dalam lembaga pendidikan.