Heriani, Ayudia Indi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Riyadlus Sholihien dan Upaya Mengatasinya indi, ayudia; Heriani, Ayudia Indi; Contrunada, Camelia; Zawawi, M. Ilmil
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Cakrawala: Jurna Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/pcsvd107

Abstract

This study aims to analyze students’ learning difficulties in the Al-Qur’an Hadith subject at Madrasah Ibtidaiyah and to identify the causal factors and teachers’ efforts to overcome them. This research employed a qualitative descriptive approach conducted at MI Riyadlus Sholihien Jember. The informants consisted of 10 participants, including 2 teachers and 8 students, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and method triangulation. The results showed that students experienced learning difficulties in three main aspects: reading Qur’anic verses according to tajwid rules, memorizing learning materials, and understanding the meanings of verses and hadiths. These difficulties are interrelated and contribute to low student learning outcomes. The factors causing these difficulties include internal factors such as low learning interest and motivation, as well as external factors such as less varied teaching methods, limited use of instructional media, and lack of practice at home. The teachers’ efforts to overcome these difficulties include providing individual guidance, applying drill methods, and utilizing learning media such as audio. These efforts have been proven to gradually improve students’ abilities in reading, memorizing, and understanding the material. Therefore, it is necessary to develop more innovative, interactive, and contextual learning strategies, along with supportive learning environments, to enhance the quality of Al-Qur’an Hadith learning effectively.
PENGENALAN ENERGI DAN PERUBAHANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI PADA SISWA MI RIYADLUS SHOLIHIEN JEMBER Heriani, Ayudia Indi; Julie, Tasya Aurelia; Contrunada, Camelia; Prayogo, Muhammad Suwignyo
AL KAYYIS Vol 9 No 1 (2026): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/2cvh2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemahaman siswa MI/SD terhadap konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari, serta mengkaji proses pembelajaran yang memengaruhi pemahaman tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 2 guru dan 8 siswa di MI Riyadlus Sholihien Jember yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes sederhana. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep energi masih berada pada tingkat dasar, di mana siswa hanya mengenal jenis-jenis energi tanpa mampu menjelaskan perubahan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah, dengan keterbatasan media dan minimnya kegiatan praktikum sehingga siswa kurang aktif. Kendala utama meliputi sifat materi yang abstrak, keterbatasan waktu, serta kurangnya sarana pembelajaran. Upaya guru berupa pemberian contoh sederhana belum mampu meningkatkan pemahaman secara optimal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran energi perlu dikembangkan secara kontekstual, interaktif, dan berbasis pengalaman langsung agar siswa dapat memahami konsep secara lebih mendalam dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.