Rokhmah, Fadhilah Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS I DALAM MEMBACA PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Rokhmah, Fadhilah Nur; Alfiah, Alfiah; Ilmi, Citra Safrotul; Ali, Maira Yollanda Valencia; Nazania, Niha; Madkur, Ahmad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar, serta upaya untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua siswa kelas satu sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan serta divalidasi dengan triangulasi. Guru melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I, salah satunya dengan memberikan jam tambahan belajar. Meskipun demikian, masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan membaca, seperti belum mampu membedakan huruf, merangkai huruf menjadi suku kata dan kata, membedakan intonasi suara, mengenali huruf konsonan, serta mengeja dengan benar.Guru menggunakan cara yang lebih inovatif untuk mengajarkan siswa mengenal huruf. Mereka juga mendorong siswa untuk menjadi lebih percaya diri selama proses pembelajaran. Guru menggunakan media pendidikan yang menarik, seperti buku bergambar, buku bacalah, buku cerita kartu kata, dan media lainnya. Hasil penelitian ini secara spesifik menunjukkan bahwa hambatan membaca permulaan yang dialami siswa muncul karena kurangnya penguasaan dasar literasi seperti pengenalan fonem, pembentukan suku kata, serta kemampuan menghubungkan simbol huruf dengan bunyi. Upaya guru yang meliputi pemberian waktu belajar tambahan, penggunaan media visual, serta penerapan metode pembelajaran multisensori terbukti membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membedakan huruf, memperbaiki kelancaran membaca, dan membangun kepercayaan diri. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang terstruktur, individual, dan melibatkan berbagai media merupakan pendekatan yang efektif untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MATA PELAJARAN IPA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA Rokhmah, Fadhilah Nur; Anggraini, Intan Syifa; Valencia Ali, Maira Yollanda; Masruroh, Siti; Yani, Syela Fitri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4457

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPA, namun masih rendah akibat proses pembelajaran berpusat pada guru yang kurang mendorong eksperimen mandiri dan lebih menekankan penghafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis temuan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan data dari jurnal nasional dan internasional di Google Scholar. Kajian teori menjelaskan PBL sebagai pendekatan inovatif yang melibatkan siswa dalam proyek nyata untuk mengembangkan berpikir kreatif, kolaborasi, dan tanggung jawab, dengan langkah-langkah seperti orientasi masalah, penyelidikan, dan evaluasi. Hasil analisis dari 7 jurnal (2020-2024) menunjukkan PBL efektif meningkatkan kreativitas siswa SD melalui aktivitas praktis seperti eksperimen lilin menyerap air, identifikasi masalah, manajemen solusi, dan transformasi tantangan menjadi peluang, dengan partisipasi siswa mencapai 80% dan pemahaman konsep sains seperti kapilaritas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan PBL sebagai strategi inovatif untuk kurikulum abad ke-21, direkomendasikan bagi pendidik untuk menggantikan metode konvensional dan meningkatkan motivasi serta keterampilan siswa. Penelitian ini memberikan referensi bermanfaat untuk pengembangan pembelajaran IPA yang bermakna.