Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Edukasi Kesehatan Pra-Sirkumsisi dan Kesiapan Psikologis Anak untuk Anestesi Lokal: Studi Cross Sectional di Desa Bajo, Bima Iranas, Ady
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2569

Abstract

Sirkumsisi merupakan prosedur bedah minor yang berpotensi menimbulkan kecemasan pada anak, khususnya terkait tindakan anestesi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis Hubungan Edukasi Kesehatan Pra-Sirkumsisi dan Kesiapan Psikologis Anak untuk Anestesi Lokal di Desa Bajo, Bima. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 97 anak laki-laki usia 8–12 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,1% responden memperoleh edukasi dalam kategori baik dan 73,2% berada pada kategori siap. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara edukasi kesehatan dengan kesiapan anak (p=0,367). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa tidak terdapat variabel yang berpengaruh signifikan (p>0,05), namun usia memiliki kecenderungan meningkatkan kesiapan (OR=2,107; 95% CI: 0,816–5,444). Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi berbasis kognitif belum cukup meningkatkan kesiapan anak, sehingga diperlukan pendekatan edukasi yang lebih interaktif dan berbasis emosional.
Determinant Analysis of Health Promotion on Stress Incidence among Older Adults in Manggenae Village, Dompu Affan, Muhammad; Iranas, Ady; Mutmainni; Irawan, Bambang
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v5i1.5405

Abstract

The escalating global elderly population presents significant health challenges, with stress incidence being a critical concern. This study aimed to analyze the determinants of health promotion influencing stress levels among older adults in Manggenae Village, Dompu Regency, Indonesia. Employing a quantitative, cross-sectional design, data were collected from 82 elderly individuals (≥60 years) via total sampling using validated questionnaires measuring stress, health education, social support, and healthcare professional roles. Analyses included univariate, bivariate (Chi-square), and multivariate (binary logistic regression). The findings revealed that 52.4% of participants experienced severe stress. Bivariate analyses demonstrated significant associations (p<0.001) between health education, social support, and healthcare professional involvement with stress levels. Specifically, adequate health education and perceived professional support were linked to lower stress, while a lack of social support correlated with higher stress. Multivariate analysis identified the role of healthcare professionals as the most dominant factor influencing elderly stress (Wald=16.456, p<0.001), with an Exp(B) of 0.026, indicating a substantial reduction in the risk of severe stress. These results underscore the critical need for proactive health promotion, emphasizing enhanced engagement of healthcare professionals in rural Indonesian communities to mitigate stress and improve geriatric mental well-being through robust community-based interventions for sustainable elderly mental health outcomes.