Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TATA KELOLA RUANG SIBER DALAM PENANGANAN KEJAHATAN TIPSANI BERBASIS KECERDASAN BUATAN DI KECAMATAN TULUNG SELAPAN Abela; Juainah, Norma; Mirza, Ibrahim Miftha Fariz
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1696

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memunculkan berbagai bentuk kejahatan siber, termasuk penipuan berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake, phishing, dan penipuan giveaway yang di masyarakat dikenal sebagai fenomena Tipsani atau Tipu Sana-sini. Fenomena ini menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, khususnya di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk tata kelola ruang siber yang dilakukan pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut serta faktor-faktor yang menjadi penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan pendekatan teori cybercascades untuk memahami mekanisme penyebaran informasi palsu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu penegakan hukum oleh aparat kepolisian dan pendekatan sosial berupa sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat. Namun, upaya tersebut masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya, kondisi geografis yang sulit dijangkau, rendahnya literasi digital, serta faktor ekonomi yang mendorong keterlibatan sebagian masyarakat. Algoritma media sosial juga turut mempercepat penyebaran informasi penipuan. Disimpulkan bahwa penanganan kejahatan berbasis kecerdasan buatan memerlukan tata kelola yang komprehensif melalui kolaborasi antara pemerintah, penegak hukum, platform digital, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta memperkuat sistem pengawasan.