Filter By Year

1945 2024


Found 4 documents
Search Editing Radio dan TV

Editing Radio dan TV Winda Kustiawan; Sapriadi Rambe; Mairisa Zahra; Ikhsan Abdul Zafar; Fitra Yoga Ramadan; Aldi Ramadani Gulo
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2022): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.468 KB)

Abstract

Dalam menyiarkan tv dan radio proses produksi tahap akhir yang harus dilakukan adalah editing. Editing tv dan radio dilakukan dengan mengevaluasi segala keperluan teknis, kesesuaian gambar, audio, dan sensor terhadap tayangan sebelum disiarkan. Hal ini sangat penting dilakukan sebelum siaran radio dan tayangan tv ditayangkan demi memenuhi kualitas dan standarisasi pasar agar masyarakat memiliki alasan untuk tetap mendengarkan radio dan menyaksikan siaran televisi. Untuk itu peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana proses produksi siaran radio dan tv dalam tahap pasca produksi yaitu editing.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif Deskriptif. Yaitu penelitian yang dideskripsikan melalui tulisan dan kata-kata. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan studi literatur mencari sumber dari isi penelitian berdasarkan buku-buku, jurnal dan segala dokumen yang mendukung penelitian.
Strategi Editing Iklan Dalam Mengembangkan Layanan Masyarakat (Studi Kasus di Lembaga Penyiaran Radio RSAL FM Nganjuk) Aula, Miftachul; Sutamaji, Sutamaji
Medio Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/mji.v2i2.3263

Abstract

Editing adalah salah satu elemen penting yang sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan pembuatan iklan guna untuk merapikan dan membuat sebuah audio menjadi lebih berguna dan enak didengarkan. Penelitian ini ingin mencari bagaimana formulasi strategi editing iklan dan bagaimana implementasi strategi editing iklan serta Bagaimana evaluasi strategi editing iklan dalam mengembangkan layanan masyarakat di Radio RSAL FM. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif berasal dari pendekatan interpretatif atau subjektif. Pendekatan interpretatif ini mempunyai dua varian, yakni kritis dan constructivism. Adapun penelitian ini berangkat dari pendekatan kritis sebagaimana analisis framing pada umumnya. Dengan metodologi kualitatif yang lebih menekankan pada persoalan kedalaman (kualitas) data bukan pada banyaknya (kuantitas) data. Berdasarkan data di lapangan, peneliti menemukan fakta bahwa Radio RSAL. FM Nganjuk dari penyiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penyampaian iklan sudah sangat efektif. Iklan merupakan sebentuk penyampaian pesan sebagaimana kegiatan komunikasi lainnya. Iklan merupakan suatu proses komunikasi yang memiliki kekuatan yang penting sebagai alat pemasaran dalam membantu menjual barang, memberikan pelayanan, dan ide-ide melaui saluran tertentu atau gagasan dalam bentuk yang persuasif.
ANALISIS TEKNIK EDITING PROGRAM “BELADAS” DALAM MENINGKATKAN KETERTARIKAN PENDENGAR DAN NETIZEN RADIO ELSHINTA Habibullah, M. Sultan; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1483

Abstract

This study aims to analyze the supporting and inhibiting factors affecting the effectiveness of editing techniques in the Beladas program, and identify the specific editing methods used by Radio Elshinta Palembang’s production team. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through direct observation at the Elshinta Palembang studio, in-depth interviews with editors, announcers, and producers, and the analysis of program archives and digital content uploaded to the official Instagram and YouTube channels of Elshinta Palembang. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the effectiveness of editing techniques in the Beladas program is supported by the editor’s technical skills, consistent sound branding, dynamic program structure, and integration of audience participation through social media. Conversely, inhibiting factors include limited human resources, tight production schedules, technical recording issues, and suboptimal digital distribution strategies. Properly implemented editing techniques have proven to enhance audience attraction through clear audio quality, structured and engaging narration, and creative content adaptation on social media.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas teknik editing dalam program Beladas, serta mengidentifikasi teknik editing yang digunakan oleh tim produksi Radio Elshinta Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi langsung di studio Radio Elshinta Palembang, wawancara mendalam dengan editor, penyiar, dan produser program, serta analisis dokumentasi berupa arsip siaran dan unggahan konten digital pada kanal Instagram dan YouTube Elshinta Palembang. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas teknik editing dalam program Beladas didukung oleh keterampilan editor dalam pengolahan audio, konsistensi sound branding, struktur siaran yang dinamis, serta integrasi partisipasi audiens melalui media sosial. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan sumber daya manusia, waktu produksi yang singkat, kendala teknis rekaman lapangan, dan belum optimalnya strategi publikasi digital. Penerapan teknik editing yang baik terbukti meningkatkan ketertarikan audiens melalui kualitas audio yang jernih, ritme siaran yang komunikatif, serta kemasan konten digital yang menarik di Instagram dan YouTube.
ANALISIS PENGARUH EDITING VIDEO TERHADAP KONTEN MEDIA SOSIAL DI RADIO ELSHINTA PALEMBANG Bramantyo, Ganesha; Ritonga, Muslimin
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1484

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong para penyiar untuk secara efektif memanfaatkan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas. Radio Elshinta Palembang memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok untuk menghadirkan konten video yang menarik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuntingan video terhadap efektivitas konten penyiar radio di media sosial. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, hasilnya menunjukkan bahwa kualitas penyuntingan video, termasuk transisi, warna, teks, dan ritme, berdampak signifikan terhadap keterlibatan dan imersi pemirsa. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuntingan video memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas dan keterlibatan konten media digital penyiar.   Advances in digital technology have encouraged broadcasters to effectively utilize social media to reach a wider audience. Radio Elshinta Palembang utilizes platforms such as Instagram and TikTok to deliver engaging video content. This study aims to analyze the impact of video editing on the effectiveness of radio broadcasters' content on social media. Using qualitative descriptive analysis, the results indicate that the quality of video editing, including transitions, color, text, and rhythm, significantly impacts audience engagement and immersion. These findings suggest that video editing plays a crucial role in enhancing the quality and engagement of broadcasters' digital media content.

Page 1 of 1 | Total Record : 4