Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Dan Perancangan Manajemen Keamanan Informasi Direktorat Sistem Informasi Universitas Telkom Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (kami) Pada Area Pengelolaan Aset Informasi, Teknologi Dan Keamanan Informasi Rizky Cherthio Annisyah; Avon Budiono; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Informasi merupakan aset yang sangat berharga bagi sebuah lembaga baik lembaga pemerintah maupun swasta termasuk dalam hal ini adalah Direktorat SISFO yang merupakan Direktorat pada salah satu institusi Perguruan Tinggi swasta. Maka dari itu pengamanan informasi harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Sumber daya yang memadai dan cukup harus dialokasikan untuk melindungi aset informasi melalui penyelenggaraan kebijakan keamanan sistem informasi yang terukur sesuai dengan standard yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai kajian untuk mengetahui tingkat kesiapan pengamanan sistem informasi institusi berdasarkan Indeks KAMI yang merupakan sebuah alat untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi yang dibuat oleh Kemkominfo pada tahun 2011. Indeks KAMI merupakan suatu alat evaluasi yang digunakan untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi di organisasi. Evaluasi dilakukan terhadap beberapa area yang memenuhi aspek keamanan informasi yang didefinisikan dalam standar ISO/IEC 27001 yang merupakan suatu standard yang dipublikasikan oleh International Standard Organization dan International Electrotechnical Commission, standar tersebut menyediakan rekomendasi best practice terhadap manajemen keamanan informasi dan pemeliharaan ISMS pada organisasi. Hasil analisis penilaian indeks KAMI menunjukan bahwa kategori Sistem Elektronik tergolong tinggi dan status kesiapan pada area pengelolaan asset informasi, teknologi dan kemanan informasi dilevel II dengan hasil skor seluruh area 276 dari 645 total skor. Pada tingkatan ini menjelaskan kondisi dasar dari kerangka kerja penerapan keamanan informasi yang masih belum melakukan dokumentasi diseluruh area. Direktorat Sisfo belum memenuhi penerapan keamanan informasi sehingga diperlukan perbaikan dengan meningkatkan control keamanan yang terdokumentasi dan terstruktur. Kata Kunci: Indeks KAMI, ISO/IEC 27001, Information Security, SMKI. Abstract - Information on assets that is very valuable for an institution, both government and private, including in this case is the SISFO Directorate, which is a private university. Therefore, information security must be done as well as possible. Adequate and sufficient resources must be allocated to protect information assets through the implementation of a measurable information system security policy in accordance with existing standards. The purpose of this research is as an evaluation to monitor the level of information system security readiness made by a tool to analyze the level of information security readiness made by the Ministry of Communication and Information in 2011. The KAMI index is an evaluation tool used to analyze the level of information security readiness in organizations. Evaluation is carried out on several areas that meet the security aspects defined in the ISO / IEC 27001 standard which is a standard published by the International Standard Organization and International Electrotechnical Commission, the standard provides best practice recommendations for information management and ISMS maintenance in organizations. The results of our index analysis show that the category of Electronic Systems is high and the status of readiness in the area of management of information assets, technology and data information is level II with the results of a total score of 276 out of 645 total areas. At this level, it explains that the basic condition of the information application framework which is still not documented in all areas. The Sisfo Directorate has not fulfilled the implementation of information security so that improvements are needed by increasing documented and structured controls. Keywords: KAMI Indeks, ISO/IEC 27001, Information Security, ISMS
Analisis Dan Perancangan Manajemen Keamanan Informasi Pada Direktorat Sistem Informasi Universitas Telkom Dengan Indeks Keamanan Informasi (kami) Pada Area Tata Kelola, Pengelolaan Risiko Dan Kerangka Kerja Pengelolaan Keamanan Informasi Dhuwi Ambar Wati; Avon Budiyono; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pada era globalisasi digital Teknologi Informasi semakin pesat. Hal tersebut dapat mempermudah dan memperlancar Institusi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Institusi harus dapat menjaga keamanan asset informasi. Direktorat Sistem Informasi (SISFO) sudah menerapkan teknologi informasi untuk menunjang kegiatan dan pengolahan data setiap hari, namun informasi yang dimiliki belum dilindungi dengan baik. Maka akan muncul risiko keamanan informasi yang dapat mengancam keamanan asset informasi, sehingga perlu dilakukan evaluasi keamanan informasi pada Direktorat Sisfo. Standar yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) yang mengacu pada ISO 27001 yaitu alat evaluasi yang dapat menganalisa gambaran kondisi kesiapan progam kerja keamanan informasi. Hasil penilaian Indeks KAMI Direktorat Sisfo dengan Kategori Sistem Elektronik tergolong tinggi dan status kesiapan untuk area tata kelola, pengelolaan risiko dan kerangka kerja pengelolaan keamanan informasi berada pada level II dimana bernilai 111 dari 357 dimana merupakan kondisi dasar penerapan kerangka kerja dimana proses pengamanan berjalan tanpa dokumentasi atau dokumen resmi. Dan merupakan kondisi dasar penerapan kerangka kerja dimana proses pengamanan berjalan tanpa dokumentasi atau dokumen resmi. Direktorat Sisfo belum siap dalam penerapan sistem manajemen keamanan informasi sehingga Direktorat harus melakukan perbaikan dengan peningkatan kontrol keamanan yang terdokumentasi untuk penerapan sistem manajemen keamanan informasi yang efektif dan efisien. Kata kunci : Indeks Keamanan Informasi (KAMI), ISO/IEC 27001, Tingkat Kematangan, Direktorat Sistem Informasi. Abstract -- In the era of digital globalization, Information Technology is getting faster. This can facilitate and facilitate the Institution in carrying out its duties and functions. Institutions must be able to maintain the security of information assets. The Directorate of Information Systems (SISFO) has implemented information technology to support activities and data processing every day, but the information that is owned is not well protected. Then an information security risk will emerge that can threaten the security of information assets, so that it is necessary to evaluate information security at the Sisfo Directorate. The standard used in this study uses the Information Security Index (US) which refers to ISO 27001, an evaluation tool that can analyze the picture of the condition of information security work program readiness. The results of our assessment of the Sisfo Directorate with the Electronic System Category are high and the readiness status for the area of governance, risk management and information security management framework is at level II worth 111 from 357 which is the basic condition for implementing a framework where the security process runs without official documentation or documents. The Sisfo Directorate is not yet ready for the implementation of an information security management system so that the Directorate must make improvements with documented security control improvements for the implementation of an effective and efficient information security management system. Keywords: Keamanan Informasi (KAMI) Index, ISO/IEC 27001, maturity level, Directorate Information Systems
KONSEP DAN STRATEGI EVALUASI MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) DAN EVALUASI KESADARAN KEAMANAN INFORMASI PADA PENGGUNA Darmawan Setiya Budi; Avinanta Tarigan
METIK JURNAL Vol 2 No 1 (2018): METIK Jurnal
Publisher : LP3M Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi menggunakan Indeks KAMI bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan dan kematangan keamanan informasi pada suatu organisasi, sehingga dapat dirumuskan strategi dan penerapan keamanan informasi yang lebih baik dalam organisasi. Indeks KAMI terkini adalah Indeks KAMI versi 3.1 yang berbasis pada ISO 27001:2013. Adapun evaluasi menggunakan HAIS-Q bertujuan untuk mengetahui kesadaran keamanan informasi pada pengguna berdasarkan aspek knowledge, attitude dan behaviour (KAB Model). Evaluasi kepada manusia (people) menjadi begitu penting, karena manusia merupakan pengguna teknologi informasi sekaligus rantai terlemah dalam keamanan informasi. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang bertujuan untuk merumuskan strategi evaluasi manajemen keamanan informasi dan kesadaran keamanan informasi pada pengguna, berikut konsep yang mendukungnya. Konsep dan strategi ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan acuan dalam pelaksanaan evaluasi manajemen keamanan informasi dan evaluasi kesadaran keamanan informasi pada pengguna.
EVALUASI TINGKAT KEAMANAN INFORMASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI SEKOLAH TINGGI TEKNIK QOMARUDDIN GRESIK MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI Nur Abidin; Mohamad Hariyadi
NJCA (Nusantara Journal of Computers and Its Applications) Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Computer Society of Nahdlatul Ulama (CSNU) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36564/njca.v5i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan sistem informasi akademik di Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik menggunakan indeks keamanan informasi (KAMI). Penggunaan Indeks keamanan informasi dikarenakan telah memenuhi kelengkapan dan kematangan yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei, interview serta observasi langsung. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut telah didapatkan tingkat kesiapan penerapan pengamanan sebesar 187 dari total 645, atau sekitar 28,99%. Sedangkan tingkat kematangannya I s/d I+
: Keamanan Informasi, Analisis r TANTANGAN TERKINI DALAM KEAMANAN INFORMASI ANALISIS RESIKO DAN UPAYA PERLINDUNGAN: TANTANGAN TERKINI DALAM KEAMANAN INFORMASI ANALISIS RESIKO DAN UPAYA PERLINDUNGAN amalia, parida; Nasution, Muhammad Irwan Padli
Jurnal Manajemen Vol 9 No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54964/manajemen.v9i2.378

Abstract

Threats and attacks that can result in leaks of personal or sensitive data or reduced business performance have a significant impact on the security of networks and information systems. Insider attacks, eavesdropping, misconfiguration, missing functionality, confusion, man-in- attacks, virus attacks, denial of service attacks are some of the dangers that threaten your network security or threaten the security of your network. Attacks are possible. Influencing information systems. Companies risk losing information appropriate security measures, such as network and information system security. You can implement the right security solutions to predict and prevent various security risks and attacks. Confidentiality, integrity, and availability are three characteristics of security, and to determine which security technology best suits your organization's needs, you must first compare the various threats and attacks with the security technologies in use. Recommended security technologies intrusion detection systems (IDS), antivirus programs, and encryption systems. This is because this technology relies on predicting and protecting networks and information systems in many security elements.
Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) berdasarkan ISO 27001:2013 Pada Pusat Informasi dan Pangkalan Data Perguruan Tinggi X Thoyyibah, Thoyyibah
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 4, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.505 KB) | DOI: 10.24014/coreit.v4i2.6292

Abstract

Perguruan tinggi merupakan sebuah lembaga yang mengelola generasi penerus melalui berbagai data olahan yang tersimpan. Data yang tersimpan diolah menggunakan sebuah sistem yaitu sistem informasi akademik atau sering disebut pusat informasi sebagai pangkalan data. Sebuah sistem informasi seharusnya memiliki perlindungan agar terbebas dari berbagai ancaman dan bahaya. Dengan adanya permasalahan tersebut maka perlu evaluasi terhadap keamanan informasi yang ada. Evaluasi digunakan pada pangkalan data untuk mengetahui seberapa baik tingkat keamanan pada Sistem Informasi. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data secara kuesioner yaitu indeks KAMI versi 3.1.berdasarkan ISO 27001:2013. Melalui penelitian ini juga dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang keamanan pada Sistem Informasi. Hasil penelitian ini berupa skor pengukuran SE (Sistem Elektronik) pada sistem informasi akademik perguruan tinggi X adalah 22, yang termasuk kedalam kategori tinggi.  Jumlah total semua skor dari 5 area indeks KAMI yang diiukur adalah 577, dengan arti bahwa indeks keamanan informasi pada pustipanda adalah cukup baik. Rincian area indeks KAMI sebagai berikut, Tata kelola III+, Pengelolaan Risiko IV+, Kerangka Kerja Keamanan Informasi II, Pengelolaan Aset III dan Teknologi dan Keamanan Informasi III. Hasil penilaian kelima area yang menunjukkan nilai sebesar 577, dengan hasil nilai tingkat penggunaan sistem elektronik sebesar 22 maka perguruan tinggi X sudah dapat dikatakan matang dan sesuai dengan standar ISO 27001:2013 karena sudah mencapai level  IV+.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAMANAN SISTEM INFORMASI: KEAMANAN INFORMASI, TEKNOLOGI INFORMASI DAN NETWORK (LITERATURE REVIEW SIM) Nurul, Shinta; Shynta Anggrainy; Siska Aprelyani
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v3i5.992

Abstract

Keamanan informasi menggambarkan usaha untuk melindungi komputer dan non peralatan komputer, fasilitas, data, dan informasi dari penyalahgunaan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Keamanan informasi dimaksudkan untuk mencapai kerahasiaan, ketersediaan, dan integritas di dalam sumber daya informasi dalam suatu perusahaan. Keamanan Sistem informasi terdiri atas perlindungan harian, yang disebut keamanan informasi (information security) dan persiapan-persiapan operasional. Tujuan penulisan artikel ini guna membangun hipotesis pengaruh antar variabel untuk digunakan pada riset selanjutnya. Hasil artikel literature review ini adalah: 1) Keamanan Informasi berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi; 2) Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi; dan 3) Network berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi.
Analisis Tingkat Kesiapan Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks Kami) Versi 4.2 Pada Sistem Informasi Akademi (SIMAK) Universitas Siliwangi Jenny, Mega Senlian
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 7, No 1 (2024): JURNAL SITECH VOLUME 7 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sitech.v7i1.12390

Abstract

Universitas Siliwangi (UNSIL) Tasikmalaya memiliki Sistem Informasi Akademik (SIMAK) yang berfungsi mengelola data akademik dan dapat diakses oleh seluruh sivitas akademika sesuai tingkat aksesnya masing-masing. Informasi yang disimpan dan dikelola secara digital membantu mempermudah administrasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan keamanan informasi pada SIMAK UNSIL dengan menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Index). Indeks KAMI merupakan alat evaluasi yang digunakan untuk menganalisis tingkat kesiapan (Kelengkapan dan Kematangan) penerapan keamanan informasi berdasarkan kriteria SNI ISO/IEC 27001. Evaluasi ini tidak digunakan untuk menganalisis kelayakan atau efektivitas keamanan yang tersedia melainkan sebagai alat untuk memberikan gambaran kondisi kesiapan kerangka keamanan informasi. Pengukuran Indeks KAMI dilakukan untuk mengetahui kondisi kesiapan keamanan informasi terkini, yang dilanjutkan dengan memberikan rekomendasi mengenai kesiapan keamanan informasi. Hasil penggunaan Indeks KAMI di SIMAK UNSIL pada tingkat Peran dan Ketergantungan Teknologi Komunikasi Informasi (TIK) adalah 34 dari total skor 50. Hasil penilaian kelima area dengan skor 432 dengan status kesiapan keamanan informasi 455 dari 645 dan berada pada level I – III dimana level tersebut berada dalam kondisi memenuhi kerangka dasar. Kondisi ini telah memenuhi syarat awal penerapan keamanan informasi.Kata kunci: Analisis Keamanan Informasi, Indeks KAMI, ISO/IEC 27001
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAMANAN SISTEM INFORMASI: KEAMANAN INFORMASI, TEKNOLOGI INFORMASI DAN NETWORK (LITERATURE REVIEW SIM) Shinta Nurul; Shynta Anggrainy; Siska Aprelyani
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v3i5.992

Abstract

Keamanan informasi menggambarkan usaha untuk melindungi komputer dan non peralatan komputer, fasilitas, data, dan informasi dari penyalahgunaan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Keamanan informasi dimaksudkan untuk mencapai kerahasiaan, ketersediaan, dan integritas di dalam sumber daya informasi dalam suatu perusahaan. Keamanan Sistem informasi terdiri atas perlindungan harian, yang disebut keamanan informasi (information security) dan persiapan-persiapan operasional. Tujuan penulisan artikel ini guna membangun hipotesis pengaruh antar variabel untuk digunakan pada riset selanjutnya. Hasil artikel literature review ini adalah: 1) Keamanan Informasi berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi; 2) Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi; dan 3) Network berpengaruh terhadap Keamanan Sistem Informasi.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009 Diah Restu Wardani; Pujiono Pujiono
Techno.Com Vol 14, No 3 (2015): Agustus 2015 (Hal. 165-241)
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.134 KB) | DOI: 10.33633/tc.v14i3.941

Abstract

Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

Page 1 of 130 | Total Record : 1293