Penelitian ini bertujuan mengetahui proses, hasil, faktor pendukung dan penghambat implementasi pelatihan tari daerah dalam melestarikan tarian Banten di Sanggar Raksa Budaya Kota Serang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian yaitu 1 instruktur dan 5 peserta pelatihan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Analisis data menggunakan tahapan reduksi, penyajian, dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan proses implementasi pelatihan tarian daerah yang dapat dilihat dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pelatihan mengalami peningkatan kemampuan keterampilan dan pengetahuan peserta serta penguasaan tarian Banten. Faktor pendukung adanya sarana belajar, tempat belajar dan lingkungan masyarakat yang kondusif. Faktor penghambatnya yaitu motivasi, pengaruh budaya luar dan rendahnya minat masyarakat yang kurang mengapresiasi tarian daerah Banten.
Copyrights © 2017