Kesabaran menuntut ketabahan dalam menghadapi sesuatu yang sulit, berat, dan pahit, yang harus diterima dan dihadapi dengan penuh tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pengertian sabar dalam perspektif Islam; 2) Untuk mengetahui konsep sabar menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin; 3) Untuk mengetahui relevansi konsep sabar menurut Imam Al-Gazali dengan tujuan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode content analysis (analisis isi), karena penelitian ini bersifat kualitatif. Setelah melakukan analisis data penulis memperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1) Dalam perspektif Islam sabar adalah salah satu akhlak mulia yang menghalangi munculnya tindakan yang tidak baik dan tidak memikat.; 2) Dalam perspektif Imam Al-Ghazali bahwa sabar merupakan suatu konsep utama yang harus dilalui dan dijalani oleh setiap orang beriman. Manusia sebagai makhluk sempurna diberi sejumlah potensi yang harus dikembangkan, seiring itu juga manusia diberi nafsu. Nafsu yang tidak bisa di tiadakan namun harus di jinakan oleh manusia itu sendiri agar bisa dikendalikan. Untuk mengendalikan nafsu tersebut yaitu dengan cara sabar; 3) Konsep sabar dalam perspektif Imam al- Ghazali sangat erat sekali kaitannya dengan tujuan pendidikan Islam. Karena tujuan akhir pendidikan Islam adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Kata penyerahan ini dalam agama disebut tawakal yang dicerminkan dengan sikap sabar.
Copyrights © 2016