Penelitian tindakan kelas ini bermula dari rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri di Raudhatul Athfal Nurul Amal Cikawung Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, sehingga perlu dilakukan peningkatan kemampuan kognitif melalui media balok. Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Kurt Lewin. Data-data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, teknik tes, dan teknik deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru mengalami peningkatan dalam merancang RKH pada siklus pertama mencapai nilai 2,29 (57%), siklus kedua mencapai nilai 3,67 (92%), dan siklus ketiga mencapai nilai 3,87 (98%). 2) Guru juga mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran pada siklus pertama mencapai nilai 2,47 (62%), siklus kedua mencapai nilai 3,81 (95%), dan siklus ketiga mencapai 3,94 (98%). 3) Adanya peningkatan kemampuan kognitif anak dengan menggunakan media bermain balok pada siklus I jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan menjadi 20 % atau 2 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 10 % atau 1 anak. Pada siklus II jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan menjadi 40 % atau 4 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 40 % atau 4 anak. Dan pada siklus III jumlah anak berkembang sesuai harapan menjadi 30 % atau 3 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 70% atau 7 anak.
Copyrights © 2018