Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kinerja guru dalammenangani anak berkebutuhan khusus dalam proses pembelajaran di SDI Heso pada tahun Pelajaran2017-2018. Subyek dalam penelitian ini adalah guru-guru di SDI Heso yang berjumlah 9 orang, dan objekdalam penelitian ini adalah kinerja guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Jenis penelitian iniadalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur yangmana peneliti menyiapkan berbagai pertanyaan yang telah disiapkan pilihan jawabannya, dan observasiterstruktur yang dilakukan adalah observasi proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di SDI Heso.Selain itu peneliti mengobservasi langsung mengenai anak yang berkebutuhan khusus. Untuk menjawabmasalah atau tujuan dari penelitian ini, peneliti menggunakan bentuk analisis data yang bersifat induktif,yaitu suatu analisis data berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertentu atau menjadi hipotesis. Adapun langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini menggunakanbentuk Flow Model seperti yang dianjurkan oleh Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap, yaitu:Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Dari hasil temuan dan analisa data, kinerja guruSDI Heso dalam menangani anak berkebutuhan khusus disimpulkan kurang maksimal atau guru SDI Hesokurang mampu menangani anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya metodepembelajaran khusus, strategi, model pembelajaran khusus, serta tidak ada pendekatan khusus untuk siswaberkebutuhan khusus dalam pembelajaran. Ketidakmampuan guru dalam menangani anak berkebutuhankhusus disebabkan oleh kurangnya sarana, fasilitas, serta latar belakang pendidikan guru yang bukan untukmenangani anak yang berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2018