Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan matematika dasar dan tingkat kekritisan terhadap prestasi belajar matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekpostfacto dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk hipotesis ke 1 Fhitung > Ftabel yaitu 15,87 > 3,98 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan matematika dasar terhadap prestasi belajar, untuk hipotesis ke 2 Fhitung > Ftabel yaitu 25,67 > 3,98 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat kekritisan terhadap prestasi belajar, untuk hipotesis ke 3 Fhitung > Ftabel yaitu 12,4 > 3,13 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan matematika dasar dan tingkat kekritisan terhadap prestasi belajar, dan terdapat pengaruh antara tingkat kekritisan melalui kemampuan matematika dasar terhadap prestasi belajar karena p32 bernilai 0,41 > 0,05.
Copyrights © 2015