Kajian Jurnalisme
Vol 2, No 1 (2018): Kajian Jurnalisme

PEMAKNAAN PEREMPUAN JURNALIS TELEVISI DI KOTA BANDUNG TERHADAP PROFESI JURNALIS

Anissa Dea Widiarini (Unknown)
Siti Karlinah (Unknown)
Maimon Herawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Apr 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan perempuan jurnalis televisi di Kota Bandung terhadap profesi jurnalis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi terhadap perempuan jurnalis televisi di Kota Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan jurnalis televisi di Kota Bandung memaknai profesi jurnalis sebagai profesi yang menantang, profesi yang membutuhkan keahlian, dan profesi yang memperluas jaringan. Profesi yang menantang dimaknai sebagai profesi yang dinamis, penuh tantangan, dan menuntut tanggung jawab. Profesi yang membutuhkan keahlian dimaknai sebagai profesi yang membutuhkan passion atau keinginan yang tinggi, membutuhkan keberanian, dan membutuhkan idealisme. Profesi yang memperluas jaringan dimaknai sebagai profesi yang menambah relasi dan menambah ilmu. Makna profesi jurnalis ini berasal dari masa lalu informan (because-motive), interaksi informan dengan orang lain, serta bagaimana orang lain memaknai hal yang sama.Kata kunci: fenomenologi; kota bandung; pemaknaan; perempuan jurnalis; televisi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

kajian-jurnalisme

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Public Health

Description

Jurnal Kajian Jurnalisme (JKJ), ISSN 2549-0559 (cetak), ISSN 2549-1946 (online), diterbitkan oleh Program Studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran Indonesia pertama kali pada bulan Juli 2017. Pada edisi pertama Jurnal Kajian Jurnalisme terbit dalam format online dan ...