Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Istilah ini seringkali muncul diberbagai macam media baik cetak maupun elektronik. Istilah ini tentu sangat identik dengan istilah yang telah terlebih dahulu lahir dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Jurnal ini mengupas bagaiman a kemapuan bahasa Inggris mahasiswa yang hususnya pada perguruan tinggi islam yang mana akan menjadi tantangan dalam menghadapi masyarakat Ekonomi Asean. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif dengan wawancara perwakilan 5 mahasiswa dan 1 dosen Bahasa Inggris di 5 perguruan islam swasta di pulau lombok. Berdasarkan hasil wawancara pada bulan Desember 2018, bahwa: a. BahasaInggris belum menjadi perioritas dalam pengembangan perguruan tinggi, b. Kemampuan mahasiswa masih lemah dalam bahsa inggris, c. MEA tidak dianggap sebagai tantangan besar dalam pengembangan ekonomi.
Copyrights © 2018