Jurnal Fatwa Hukum
Vol 2, No 2 (2019): E-Jurnal Fatwa Hukum

KEWAJIBAN PT. PRIMA SARANA MUSTIKA PONTIANAK PADA PENGUSAHA CV. TRITAMA ATAS KECELAKAAN MOBIL DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA DI KOTA PONTIANAK

NIM. A1011141075, YA’MUHAMMAD ARIE RACHMADI (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2019

Abstract

Penelitian skripsi ini berjudul “Kewajiban PT. Prima Sarana Mustika Pontianak Pada Pengusaha CV. Tritama Atas Kecelakaan Mobil Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Di Kota Pontianak”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembembangan kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat khususnya perusahaan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, untuk menunjang kebutuhan tersebut suatu perusahaan yang bernama PT. Prima Sarana Mustika Pontianak tidak harus membeli sebuah mobil untuk mewujudkannya, karena perusahaan tersebut dapat melakukan perjanjian sewa – menyewa mobil kepada tempat jasa penyewaan mobil dan salah satu tempat jasa penyewaan mobil tersebut ialah Pengusaha CV. Tritama. Perjanjian sewa – menyewa ini dibuat dalam bentuk tertulis yaitu didalam Surat Perjanjian Sewa – Menyewa Nomor: 2017/XII/SPK/TRITAMA-PSP/SKD/002. Di dalam Surat Perjanjian Sewa – Menyewa tersebut telah jelas menerangkan harga sewa, jangka waktu sewa, tata cara pembayaran, bahkan hak dan kewajiban masing – masing pihak.Seiring dengan berjalannya perjanjian sewa – menyewa, Penyewa mengalami kecelakaan sehingga mobil tersebut mengalami kerusakan yang mengakibatkan mobil tersebut harus diperbaiki di bengkel selama lebih dari 6 jam, maka sesuai dengan kewajiban yang ada didalam Surat Perjanjian Sewa – Menyewa maka pihak PT. Prima Sarana Mustika Pontianak berkewajiban untuk menanggung biaya perbaikan mobil yang rusak karena kecelakaan tersebut akibat dari kesalahan supir atau human error, namun didalam kenyataannya pihak PT. Prima Sarana Mustika Pontianak belum melaksanakan kewajibannya.Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode empiris dengan sifat penelitian deskriptif analisis, yaitu dengan menggambarkan keadaan sebagaimana adanya yang telah terjadi pada saat penelitian ini dilaksanakan atau dengan mengungkapkan segala permasalahannya berdasarkan fakta – fakta yang nyata.Hasil dari penelitian ini membuktikan PT. Prima Sarana Mustika Pontianak belum memenuhi kewajibannya untuk membayar biaya perbaikan mobil yang rusak kepada Pengusaha CV. Tritama, karena faktor belum jelasnya keterangan mengenai biaya perbaikan dan informasi tersebut tidak didapat dari bengkel authorized yang menangani mobil tersebut. Akibat hukum bagi PT. Prima Sarana Mustika Pontianak pada CV. Tritama adalah dengan membayar biaya perbaikan mobil yang rusak. Upaya yang dapat dilakukan oleh Pengusaha CV. Tritama adalah dengan memberikan somasi atau teguran kepada pihak PT. Prima Sarana Mustika Pontianak dan membicarakannya secara musyawarah kekeluargaan untuk mencari solusi atau jalan keluar dari permasalah ini. Kata kunci: Pengusaha CV. Tritama, PT. Prima Sarana Mustika Pontianak, Perjanjian Sewa-Menyewa Mobil, Wanprestasi.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...